22 Negara Hadiri Konferensi Linguistik Univ. Bung Hatta

Konferensi linguistik di Universitas Bung Hatta diikuti 22 negara. (*)
Konferensi linguistik di Universitas Bung Hatta diikuti 22 negara. (*)

PADANG – Banyak kontribusi pemikiran positif dihasilkan Konferensi Linguistik Internasional yang diselenggarakan Universitas Bung Hatta. Pertemuan tahunan yang ke-10 diikuti para ahli bahasa dari 22 negara.

“Kita mendapat berkah dari pelaksanaan iven tahunan ini. Banyak pemikiran positif yang bakal dihasilkan dalam konferensi yang diikuti semua peminat, pemerhati, peneliti, pengajar, dan mahasiswa tersebut,” ujar Prof Niki Lukviarman, saat membuka konferensi tersebut, Kamis (30/9).

Niki mengatakan kontribusi positif itu pasti sangat bermanfaat untuk perkembangn ilmu bahasa dan pengajaran bahasa dalam multi konteks sosial dan budaya. Akan sangat besar dampaknya bagi mahasiswa Universitas Bung Hatta, khususnya Fakultas Ilmu Budaya. Terlebih konferensi ini bisa diikuti tanpa harus mengeluarkan biaya (free).

Ketua Pelaksana Dr. Yusrita Yanti menyebutkan Konferensi Linguistik Internasional (Free Linguistics Conference, FLC) didirikan tahun 2000 oleh Ahmad Mahbood, dosen senior di University of Sydney.

Tujuan konferensi linguisik gratis tersebut adalah untuk menyediakan forum yang dapat diikuti semua orang yang menekuni ilmu linguistik atau yang bekerja di bidang ilmu bahasa. (zul)