26 April Nanti, Simulasi Bencana di Padang

Ilustrasi (okezone)
Ilustrasi (okezone)

PADANG – Simulasi bencana dilaksanakan untuk membiasakan dan menjadikan masyarakat Kota Padang lebih siaga lagi terhadap bencana yang tidak diharapkan itu.

Dengan simulasi bencana, diharapkan masyarakat lebih terlatih dan terbiasa dalam kesiapsiagaan bencana. Hal itu dikatakan Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah pada rapat koordinasi persiapan peringatan hari kesiapsiagaan bencana.
Mahyeldi mengatakan, simulasi bencana yang akan dilaksanakan ini merupakan kejadian persis saat bencana terjadi. Diantaranya, bagaimana penggunaan shelter dan jalur evakuasi.
“Pada peringatan HKBN ini akan dihadiri Kepala Badan Penanggulan Bencana Nasional,” kata Mahyeldi, Rabu (19/4).
Dikatakan, untuk itu diimbau seluruh warga Padang untuk mengikuti simulasi bencana pada peringatan HKBN pada 26 April mendatang. Disamping itu, juga akan dilaksanakan kegiatan Fun Run, pawai kesiapsiagaan, aktivasi sirine atau tanda peringatan dini lainnya, latihan evakuasi mandiri, dan uji shelter atau tempat evakuasi.
“Jadi pada peringatan HKBN nanti, tidak hanya simulasi digelar, ada beberapa kegiatan yang dilakukan,” ujar Mahyeldi.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kota Padang, Edi Hasymi menjelaskan, simulasi bencana dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional di Kota Padang ditargetkan akan diikuti oleh 100 ribu orang, yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan warga Kota Padang.
“Kita berharap, simulasi bencana ini menjadi sebuah cara untuk menyadarkan diri kita semua bahwa kita berada di daerah rawan bencana,” tutur Edi. (deri)