40 Perempuan Minang Dilatih Jadi Kepala Daerah

PADANG – Perempuan Minangkabau memiliki kedudukan yang tinggi, atau yang dikenal dengan sebutan bundo kandung. Namun sayangnya secara tataran pemerintahan Minangkabau tidak memiliki kepala daerah dari perempuan.

“Sedangkan Aceh, memiliki bupati perempuan, kenapa di Sumbar tidak ada,” kata Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Politik, Hukum dan HANKAM, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, DR. A. Darsono, ketika memberikan sambutan pada pembukaan pelatihan di Hotel Basko, Padang, Rabu (14/9).

Untuk itu Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) berikan pelatihan kepada 40 perempuan Minang menjadi calon kepala daerah untuk pemilihan di masa yang akan datang.

Narasumbernya Anggota Komisi VIII DPR Rahayu Saraswati Dhirakarya Djojohadikusumo dan Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim. Pelatihan diikuti oleh perempuan kader partai politik dari kabupaten/kota di Sumbar.

“Ini juga merupakan bagian dari upaya menyongsong planet kesetaraan gender 50:50 pada 2030 nanti,” kata Darsono.

Program kesetaraan gender di dunia politik sudah direncanakan sedemikian rupa.  “Kita sudah punya green desainnya,” katanya. (defil)