60 Persen SMA di Sumbar Sudah Terapkan Kurikulum 2013

Iliustrasi (net)
Iliustrasi (net)

PADANG – Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menargetkan, pada tahun 2018 semua sekolah SMA telah menerapkan kurikulum 2013.

“Di Sumbar, hingga kini sudah 60 persen SMA yang mengunakan kurikulum 2013, atau sudah 118 sekolah,” kata  Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Burhasman menjawab Singgalang di Padang, Jumat (10/11/2017).

Disebutkannya, pada kurikulum 2013 lebih menekankan pada pendidikan karakter sehingga terdapat materi religi, kepribadian, pengetahuan, sosial yang ditanamkan pada setiap matapelajaran. Di samping itu, kurikulum 2013 juga melakukan penilaian otentik dan pembelajaran tingkat tinggi yang mengajak siswa kreatif dan analisis.

Pada tempat yang sama, Kabid SMA Nasmeri didampingi Kasi Kurulum, Suindra mengatakan, penyampaian wajib 100 persen kurikulum 2013 itu diterapkan di 2018 sesuai dengan hasil rapat koordinasi direktorat pembinaan SMA Kemedikbud baru-baru ini.

Dikatakan, pembinaan sekolah yang mengunakan kurikulum 2006 menuju 2013 secara bertahap. Namun, menjelang 100 persen tersebut diperkirakan dilakukan secara global. Kendati demikian, masih menunggu kepastian dari Kemendikbud melalui surat edarannya.

Menurut Suindra, pencapaian 60 persen penerapan kurikulum 2013 tersebut di Sumbar sesuai dengan angka rata-rata nasional. Tercapainya angka 60 persen tersebut tak terlepas peran dari Musyawarah Guru Matapelajaran (MGMP) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilakukan. (syawaldi)