9.000 Ha Sawah di Tanah Datar Gagal Panen

Lahan kering. (antara)
Lahan kering. (antara)

BATUSANGKAR – Seluas 9.000 hektare areal persawahan di Tanah Datar gagal tanam sepanjang tahun ini, akibat musim tidak menentu.

Kekeringan yang melanda persawahan membuat petani hampir selama dua musim tanam tak mengolah sawahnya, yang telah retak-retak. Mereka hanya bisa berharap agar hujan bisa mengenangi bandar dan saluran irigasi.

Kadis Pertanian, Hultikultura dan Perkebunan Tanah Datar Khairudin mengakui bahwa petani masih cemas dengan anomoli musim dimana memang hujan telah mulai turun, namun belum bisa mengenangi sawah, bandar dan saluran irigasinya.

“Dari laporan penyuluh dan petugas kecamatan saat ini hanya sebagian sawah yang telah diolah petani, karena memang arealnya punya saluran airnya telah mengalir, namun sawah tadah hujan belum bisa diolah petani,”  kata Khauruddin kepada Singgalang, Selasa (15/11). (yus)