98 Peserta Berkompetisi Peringati Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda di Padang

Mahasiswa STKIP PGRI Sumbar saat memperingati Peringati bulan bahasa dan sumpah pemuda di kampus tersebut. Jumat (28/10).(rahmat zikri)
Aksi Panggung mahasiswa STKIP PGRI Sumbar saat memperingati bulan bahasa dan sumpah pemuda di kampus tersebut. Jumat (28/10).(rahmat zikri)

PADANG – Peringati bulan bahasa dan sumpah pemuda, sebanyak 98 anak muda Kota Padang berkompetisi di Aula Kampus STKIP PGRI Sumatera Barat, Gedung B lantai 2, Padang, Jumat (28/10).

Kompetisi yang digagas Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumbar tersebut berupa Debat Bahasa Indonesia, Berbalas Pantun, Menulis Cerpen dan Lomba Membaca Puisi.

Agenda tahunan itu mengangkat tema “Mencintai Tanah Air Indonesia, Mencintai Bahasa dan Karya Sastra Indoneisa,”. Alasannya, karena generasi muda saat ini sudah mulai meninggalkan nilai dan etika bahasa Indonesia sesungguhnya.

Ketua jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumbar Iswadi Bahardur menilai bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud dan perjuangan mahasiswa untuk memberi satu kesadaran bahwa kita satu bangsa dengan satu bahasa persatuan bahasa Indonesia.

“Kita wajib untuk memperingati bulan bahasa dan sumpah pemuda. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan kesadaran kepada generasi muda agar mencintai bahasa dan karya sastra Indonesia, dimasa depan mereka lah yang akan menggoncang bangsa ini,” katanya.

Ketua pelaksana Nando Dinata kepada Singgalang mengatakan kompetisi tersebut diikuti mahasiswa perguruan tinggi di Padang dan pelajar yaitu Mahasiswa STEKIP, UNP, STIKES Perintis Lubuk Buaya, SMA1 PGRI Padang dan MTSN Lubuk Buaya.

“Kompetisi debat bahasa Indonesia dan berbalas pantun masing-masing diikuti 18 kelompok dari prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, sementara menulis cerpen dan membaca Puisi diikuti mahasiswa dan pelajar di Kota Padang,” ujarnya.(rahmat)