Ajukan Praperadilan, Walhi Hanya Bidik SP3 Kasus Satu Perusahaan

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PEKANBARU – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau melayangkan gugatan praperadilan atas SP3 (Surat Penghentian Penyidikan Perkara) kasus 15 perusahaan terduga pembakar lahan yang dikeluarkan oleh Polda Riau. Namun organisasi yang concern pada masalah lingkungan itu hanya mempermasalahkan satu dari 15 perusahaan saja.

Perusahaan yang dipermasalahkan Walhi dalam kasus kebakaran tahun 2015 adalah PT. Sumatera Riang Lestari (SRL). PT SRL merupakan perusahaan yang memiliki puluhan ribu hektare izin konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) untuk bahan baku pulp and paper.

“Kita hanya prapradilkan satu perusahaan yakni PT SRL. Kenapa hanya satu, karena data yang paling lengkap yang kami miliki terkait kebakaran hutan lahan hanya PT SRL,” ucap Deputi Direktur Walhi Riau, Boy Sembiring dalam keterangan pers tertulis, Sabtu (12/11).

Walhi menyatakan, sudah mendaftarkan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru dengan Nomor: 17/Pid.Prap/2016/PN.Pbr. Rencananya sidang akan digelar pada 14 November 2016 dengan termohon Polda Riau.

“Kami berharap Polda Riau secara transparan membuka dokumen-dokumen penghentian penyidikan atas nama PT. SRL. Selain itu, kami berharap Hakim yang menyidangkan perkara ini bisa bersifat objektif dan bisa mengambil putusan bijak memenangkan keadilan untuk rakyat,” ujar Alhamran Ariawan, salah satu kuasa hukum Walhi.

Sebelumnya, SP3 kasus 15 perusahaan terduga pembakar hutan yang dikeluarkan oleh Polda Riau juga dipraperadilankan oleh seorang warga bernama Ferry. Namun gugatan ini ditolak pengadilan karena tidak memenuhi syarat hukum dalam gugatan citizen lawsuit. (aci)

agregasi okezone1