Akhirnya Wabup Limapuluh Kota Anulir SK Pelantikan

Wabup Limapuluh Kota Ferizal Ridwan dan Plt Sekdakab M Yunus, memberikan keterangan pers, usai menerima Surat Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Selasa (22/8). (Muhammad Bayu Vesky)
Wabup Limapuluh Kota Ferizal Ridwan dan Plt Sekdakab M Yunus, memberikan keterangan pers, usai menerima Surat Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Selasa (22/8). (Muhammad Bayu Vesky)

SARILAMAK – Setelah ditegur Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, akhirnya Selasa (22/8), Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan menarik Surat Keputusan (SK) nomor 821/1225/BKPSDM-LK/2017 tentang pelantikan dan pengukuhan 3 orang pejabat eselone II.


Pelantikan pejabat tinggi pratama tersebut, dilakukan Ferizal Ridwan Jum’at (18/8) lalu. Mereka yang dilantik, Deswan Putra sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan M Khalid sebagai Kadis Holtikultura. Selain itu, Ferizal yang Plt Bupati, juga mengukuhkan jabatan Yendri Thomas, sebagai Sekdakab.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai, keputusan Wabup itu salah prosedur dan cacat demi hukum. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Senin (22/8), langsung melayangkan surat rekomendasi untuk Wabup Ferizal, bermomor 130/ 201/Pem-2017 tertanggal 21 Agustus 2017.

“Langkah penarikan kembali SK pengukuhan ini, saya ambil dalam rangka menaati rekomendasi Gubernur Sumatera Barat, serta sesuai hasil rapat kami dengan para pimpinan OPD, guna menjaga situasi kenyamanan, terhadap stabilitas politik dan pemerintahan daerah kita,” kata Ferizal Ridwan, Selasa (22/8).

Pernyataan tersebut, disampaikan dengan tegas oleh Ferizal, saat menggelar konfrensi pers pasca keluarnya SK Gubernur Sumbar, di aula ruangan kerja Bupati Limapuluh Kota, kawasan IKK, Sarilamak, Harau, Limapuluh Kota.

Hadir dalam konfrensi pers itu, Plt Sekdakab M Yunus, yang tempo hari jabatannya ditanggalkan Wabup. “Sebelum SK Gubernur ini saya ambil, saya umumkan untuk dilaksanakan, tadi saya sudah rapat dengan tiga pejabat eselon II yang tempo hari dilantik,” akunya. (bayu)