Akhirnya Warga yang Ditahan Dibebaskan Polresta Padang

Walikota Padang Mahyeldi saat di Mapolresta. (arief)

PADANG – Dua warga yang sempat ditahan di Mapolresta Padang akhirnya dibebaskan, Kamis (14/12/2017) dini hari.

Polisi melakukan penangguhan penahanan terhadap kedua warga itu setelah Walikota Padang Mahyeldi dan perwakilan Forum Tigo Sandiang melakukan negosiasi dengan Kapolresta.

Sebelumnya ribuan masyarakat yang berada di tanah klaim Maboet melakukan aksi blokir By Pass Padang.

Massa melakukan aksi tersebut karena tidak terima dengan ditahannya warga dengan tuduhan melakukan perusakan di lahan klaim kaum Maboet. Penahanan itu juga buntut dari aksi warga yang tidak terima tanah mereka di patok oleh kaum Maboet. Kemudian melakukan perusahakan pada salah satu bangunan.

“Sekarang masyarakat sudah tidak bisa menahan diri, kita dari pengurus tetap berupaya jangan melakukan perbuatan anarkis dan mengganggu ketertiban umum, namun kita juga terbatas menyampaikan,” sebut Sekretaris Forum Nagari Tigo Sandiang Evy Yandri yang berada di lokasi.

Dari pagi warga sudah meminta penangguhan, gagal. Polisi berdalih menunggu Kapolres pulang dari Jakarta hingga sore, tapi sore tidak juga ada.

“Kami menghormati proses hukum, tapi tolong yang adil. Kenapa ketika warga bereaksi petugas langsung reaktif, ketika warga menuntut sepertinya mereka buta,”ujarnya. (arif/yose)

 

 

 

 

Loading...