APBD Sumbar 2017 Diperkirakan Rp6,5 Triliun

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PADANG –  APBD Sumbar 2017 harusnya berkisar lebih dari Rp7 triliun. Namun Pemprov mengajukan hanya Rp6,18 triliun.  Atasi kesulitan anggaran, DPRD Sumbar minta pendapatan asli daerah (PAD) dinaikkan berkisar 8 hingga 10 persen. Sehingga APBD bisa disahkan setidaknya Rp6,5 triliun.

Sejauh ini Pemprov baru mengusulkan kenaikan PAD sebesar 5,5 persen. DPRD harapkan ada inovasi demi menaikkannya. Terutama dari pajak kendaraan dan sumber lain.

Dia memaparkan pengalihan wewenang dan pertambahan struktur perangkat organisasi daerah (SOPD) membuat APBD Tahun 2017 seharusnya Rp7 triliun lebih. Ini sudah dihitung pula berdasarkan target peningkatan tiap tahun. Namun Pemprov mengajukan hanya Rp6,18 triliun dalam rancangan APBD.

” Kita optimis ini bisa,” ujar Wakil Ketua DPRD Sumbar, Arkadius Dt. Intan Bano.

Dia memaparkan tambahan bisa berasal dari pendapatan asli daerah (PAD). Setidaknya PAD bisa ditambah menjadi lebih kurang Rp600 miliar lagi, yakni dengan menaikkan targetnya menjadi 8 hingga 10 persen. Lalu ditambah pula dengan adanya DAU Oktober hingga Desember 2016 senilai Rp228 miliar. DAU itu akan diberikan pemerintah pusat pada 2017.

Selain itu, kata dia, akan ditambah pula dengan dana alokasi khusus (DAK) non fisik yang berjumlah lebih dari Rp1,5 miliar dan DAK fisik senilai Rp221 miliar.

DPRD, juga berharap dari sumbangan pihak ketiga. Salah satunya dari PT Semen Padang. Saat ini Semen Padang sudah memberikan sumbangan hampir Rp10 miliar. Terakhir, menurut Arkadius, perusahaan ini sudah siap untuk memberikan sumbangan berkisar Rp15 miliar. (Titi)