Bagus dan Vani Putra Putri Farmasi Indonesia 2016

Para finalis ketika menyampaikan presentasi makalahnya di hadapan juri, di Aula Fakultas Ekonomi Unand, Jati, Minggu (30/10). (lenggogeni)
Para finalis ketika menyampaikan presentasi makalahnya di hadapan juri, di Aula Fakultas Ekonomi Unand, Jati, Minggu (30/10). (lenggogeni)

PADANG – Bagus Triyanto dan Vani Lestari Pratiwi dinobatkan sebagai   sebagai Putra Putri Farmasi Indonesia (PPFI) 2016. Keduanyamerupakan mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Dalam grandfinal yang berlangsung, Minggu (30/10), di Aula Fakultas Ekonomi Unand, Jati, kedua mahasiswa itu berhasil menga
lahkan empat temannya, Muhammad Iqbal Ismail (IST Al-Kamal Jakarta), Reski Mulia (Universitas Dharma Andalas, Padang), Lidya
Kartika Marsaulina S. (Universitas Indonesia), Stella Harlim (Institut Teknologi Bandung). Mereka adalah mahasiswa terbaik
pilihan kampus masing-masing. Dengan penuh percaya diri dan pengetahuan yang dikuasai tentang ‘Indonesia Darurat Antibiotik’,
para finalis berhasil menarik perhatian juri.

Usai kegiatan, Ketua Komite Olimpiade Farmasi Indonesia, Syofyan pemilihan ini bertujuan mencari mahasiswa-mahasiswa farmasi aktif tidak hanya di bidang akademis, tetapi juga mempunyai potensi dan kemampuan non-akademis.

PPFI 2016 merupakan rangkaian kegiatan dari Olimpiade Farmasi Indonesia (OFI) ke VIII. Sebanyak 25 Perguruan Tinggi Negeri/Swasta se-Indonesia mengikuti Olimpiade Farmasi Indonesia (OFI) ke VIII di Universitas Andalas Kampus Limau Manis. Pelaksanaannya berlangsung 28-31 Oktober 2016. Para mahasiswa farmasi seluruh Indonesia sangat antusias dengan kegiatan ini.

“OFI pertama kali diadakan di Fakultas Farmasi Unand pada 2009. Kala itu bertepatan dengan Dies Natalis Fakultas Farmasi Unand
yang ke 45. Kegiatan kami itu, mendapat apresiasi dan dukungan   dari Dirjen DIKTI dalam bentuk pemberian piala bergilir. Dalam
OFI ini ada dua bidang lomba yang diperlombakan yaitu bidang farmasetik/sains dan teknologi farmasi dan farmakologi/farmasi
klinis,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wadah bagi para mahasiswa farmasi seluruh Indonesia dalam mengasah ilmu pengetahuan dan
ketrampilan dalam bidang farmasi. Sebab, dengan mengikuti Olimpiade Farmasi akan banyak memberikan manfaat serta pengetahuan baru bagi mahasiswa. (lenggo)