Bahas PAD, DPRD Datangi Semen Padang

 

Dirut PT Semen Padang Benny Wendry memaparkan pembangunan pabrik Indarung IV yang berpotensi menambah PAD bagi Kota Padang dihadapan Pansus I DPRD Padang. (bambang)
Dirut PT Semen Padang Benny Wendry memaparkan pembangunan pabrik Indarung IV yang berpotensi menambah PAD bagi Kota Padang dihadapan Pansus I DPRD Padang. (bambang)

PADANG – Untuk menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) Pansus I DPRD Kota Padang yang membahas pendapatan dan pembiayaan APBD Perubahan 2016 melakukan kunjungan lapangan ke PT Semen Padang (SP), Kamis (29/9).

“PT SP selama ini sudah banyak berbuat di Padang. Namun, sebagai salah satu perusahaan terbesar di kota ini, tentu kita berharap PT SP memberikan sumbangsih lebih, terutama dari segi  PAD,” ujar Ketua Pansus I Miswar Djambak. Rombongan DPRD Kota Padang yang dipimpin Miswar Djambak diterima langsung Direktur Utama PT SP Beny Wendri dan jajarannya, bertempat di Aula PT SP Lt. III.

Miswar berharap, PT SP berperan dalam pembangunan Kota Padang. Peran tersebut memang sudah berjalan dengan baik, tetapi dengan keberadaan pabrik Indarung VI yang baru, tentu potensi PAD bisa lebih ditingkatkan.

Direktur Utama PT SP Beny Wendri menjelaskan, pelaksanaan ground breaking pabrik Indarung VI pada tanggal 26 Mei 2014. Sampai saat ini pembangunan pabrik dalam tahap pengerjaan. Listrik dari PLN sudah masuk.

“Kita menargetkan, pabrik Indarung VI ini mulai diuji coba operasinya pada bulan Desember 2016. Bahkan pemegang saham menginginkan beroperasi November 2016, tapi kemungkin baru beroperasi efektif Januari 2017,” ujarnya.

Selama ini, jelas Beny Wendri, PT SP sudah memberikan pemasukan PAD bagi Pemerintah Kota Padang lebih dari Rp40 miliar per tahun. Kalau pabrik Indarung VI beroperasi, maka target PAD sebagaimana diharapkan dapat direalisasikan. (bambang)