Bakayoko Tak Terbebani dengan Status Sebagai Suksesor Matic

Tiemoue Bakayoko (independent.co.uk)
Tiemoue Bakayoko (independent.co.uk)

LONDON – Chelsea memang harus kehilangan salah satu pemain andalan mereka pada bursa transfer musim panas 2017. Adalah Nemanja Matic yang memutuskan hengkang dari Stamford Bridge untuk memperkuat Manchester United.

Keputusan manajemen Chelsea menjual Matic ke Man United memang memunculkan kritikan dari berbagai kalangan, terutama para pendukung Chelsea. Mereka menilai itu justru membuat lini tengah Chelsea jadi lebih lemah ketimbang musim lalu.

Para pendukung Chelsea sebenarnya tidak perlu risau melihat “pengkhianatan” yang dilakukan Matic tersebut. Sebab, sebelum Matic angkat kaki dari London Barat, manajemen Chelsea sudah memboyong gelandang muda berbakat pada diri Tiemoue Bakayoko sebagai suksesor Matic.

Status yang disematkan kepada Bakayoko itu pun memunculkan indikasi bahwa ia bakal tampil di bawah tekanan di musim perdananya bersama Chelsea saat ini. Namun Bakayoko membantah tanggapan tersebut, dan mengaku tidak terlalu terbebani dengan status sebagai suksesor Matic di Chelsea.

“Apakah saya merasa terbebani dengan status itu (sebagai suksesor Matic) di sini? Tentu saja tidak. Itu benar-benar tidak mempengaruhi penampilan bersama tim di atas lapangan,” tegas Bakayoko, seperti disadur dari The Sun, Selasa (19/9).

“Saya sempat melihat dia bermain ketika saya datang dan kami sempat bicara. Dia mendoakan yang terbaik untuk saya, dan saya juga sebaliknya. Saya datang ke sini untuk membuat kisah saya sendiri,” tuntas pemain berusia 23 tahun tersebut.

Bakayoko resmi dipinang Chelsea dari AS Monaco dengan mahar yang mencapai 40 juta pounds atau sekira Rp636 miliar. Bakayoko sendiri sudah menyumbangkan satu gol Chelsea, kala tampil dalam laga perdana fase grup Liga Champions 2017-2018 melawan Qarabag. (aci)

agregasi okezone1