Balita 9 Bulan Terbakar Dirawat di M Djamil Tanpa JKN KIS

Begini kondisi Gusti, pasien luka bakar yang dirawat di RSUP M. Djamil Padang. (Ist)
Begini kondisi Gusti, pasien luka bakar yang dirawat di RSUP M. Djamil Padang. (*)

PADANG – Malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih. Pribahasa ini setidaknya mewakili penderitaan yang dirasakan Gusti, (9 bulan) yang mengalami luka bakar di bagian wajah, dada dan kedua tangannya. Wajah polos bungsu empat saudara itu gosong terbakar akibat tertimpa lampu damarhidup yang dia jangkau saat bermain di rumahnya Mandailing Natal, Sumatera Utara Jumat (7/4).

Peristiwa naas itu bermula ketika orangtua Gusti tak di rumah. Ibunya pergi melihat kakaknya usai melahirkan di Siantar, sedangkan Gusti bersama dua kakaknya diasuh sang ayah. Sore menjelang Magrib hari mulai gelap, Asmarhadik, ayah Gusti mulai menghidupkan lampu damar di ruang tamu rumah mereka. Maklum rumah sederhana mereka belum teraliri listrik.
Tiga buah hati pasangan Asmarhadik dan Atikah itu bermain di bawah cahaya lampu damar. Saat tiga anak itu asyik bermain, sang ayah keluar untuk membeli sesuatu ke warung dekat rumah. Dia memercayakan pengasuhan pada sisulung yang berusia 6 tahun dan adik-adiknya usia 3 tahun dan dua tahun. Gusti kecil dengan lincah bermain, sampai dia mendekati lampu damar. Lampu damar yang menyala itu dijangkaunya hingga jatuh tepat pada wajah Gusti. Api langsung membesar karena tumpahan minyak lampu damar menyebar ke wajah, tangan dan dada.