Toko Taki
Menu Click to open Menus
Home » Hukum & Kriminal » Bandar Shabu Lintas Provinsi Ditangkap

Bandar Shabu Lintas Provinsi Ditangkap

(62 Views) July 20, 2013 8:26 am | Published by | No comment

PARIAMAN – Jajaran Satuan Narkoba Polres Kota Pariaman, Jumat (19/7), menciduk Rapius alias Uncu (35), bandar shabu lintas provinsi. Ia diciduk pada salah satu rumah kos-kosan di Desa Sikabu, Kecamatan Pariaman Selatan.
Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Antara lain, enam paket shabu yang masing-masing paket dengan berat lima gram. Selain shabu, turut diamankan bong, sedotan, pemantik api, dua unit handphone dan uang tunai Rp200 ribu.
Kapolres Pariaman, AKBP. Gandung Drajad Wardoyo didampingi Kasat Narkoba, AKP. Yoserizal mengatakan, aksi penangkapan tersangka berlangsung dramatis. Rumah kos tersangka digerebek petugas bertepatan dengan masuknya waktu Shalat Jumat.
Saat digerebek, tersangka sempat mencoba melarikan diri dengan memanjat dan melompat ke atas loteng. Namun, petugas yang sudah standby mengepung lokasi bertindak cepat. Tersangka yang sempat bersembunyi di loteng rumah tetangga tersebut berhasil ditangkap.
“Saat kita gerebek, tersangka sempat mencoba melarikan diri dengan membawa barang bukti melompat ke loteng, lalu ke atap. Untung lokasi sudah kita kepung, sehingga tersangka tak bisa berkutik. Saat digerebek, tersangka sedang mencak shabu (membuat paket-paket kecil, red) untuk dijual lagi ke konsumen,”

katanya.
Yoserizal mengatakan, Rapius alias Uncu merupakan target operasi Polres Pariaman. Gerak gerik tersangka sebagai bandar narkoba sudah lama tercium. Selama ini, tersangka dikenal sangat licin dan lihai menjalankan bisnis haram tersebut, sehingga sulit bagi petugas menangkapnya.
Disebutkan, dari pengakuan tersangka, ia baru kali ini tertangkap selama menjalankan bisnis haramnya. Kasat Narkoba Yoserizal juga tak menampik, jika Rapius merupakan salah satu bandar sabu jaringan peredaran internasional. “Karena biasanya sabu asal Dumai, di belakangnya adalah warga asing,” ulasnya.
Sementara, tersangka Rapius yang ditanya Singgalang usai menjalani pemeriksaan di ruang Sat-narkoba Polres Pariaman mengatakan, enam, paket shabu itu seberat 25 gram. Shabu sebanyak itu dibeli dari seseorang di Dumai dengan cara utang Rp6,5 juta satu paket.
Barang bukti shabu dibawa Rapius langsung dari Dumai menggunakan jasa travel. Ia mengaku tiba di Pariaman dari Dumai Jumat pagi sebelum tertangkap.
Rencananya shabu itu akan dibuat paket-paket kecil dan dijual Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per-paket kepada konsumen.
Rapius mengaku, konsumen yang sering membeli shabu dari dirinya antara lain, berasal dari Pariaman, Padang Pariaman dan ada juga konsumen dari Padang. Ia mengaku, konsumennya berasal dari ragam latarbelakang. Bahkan ada yang masih berstatus sebagai pelajar.
Tersangka juga mengaku sudah cukup lama menjalani bisnis haram narkoba. Profesi itu lakoni karena bisa memberi untung besar dengan cara cepat. Selain mendapatkan untung berupa uang. Bisnis shabu yang dia jalani juga dimanfaatkan untuk memenuhi konsumsi ketergantungannya pada shabu.
Biasanya, shabu enam paket besar seberat 25 gram itu biasa habis terjual dalam waktu dua minggu. Untung bersih jual beli shabu sebanyak itu bisa mencapai jutaan rupiah. “Pas barang habis, kembali berangkat ke Dumai menjemput barang baru, sambil menyetor uang kepada bandar,” katanya.
Rapius mengaku, permintaan konsumen terhadap narkoba jenis shabu cukup tinggi. Apalagi menjelang masuk musim lebaran. Biasanya saat itu dia sebagai bandar bisa meraup untung besar, karena banyaknya permintaan. Rapius dan jaringannya menamakan bisnis itu paket lebaran. (301)

Categorised in: ,

No comment for Bandar Shabu Lintas Provinsi Ditangkap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>