Banjir di Kabupaten Solok, Rumah dan Jembatan Rusak

Meluapnya air Batang Lembang mengakibatkan banjir  di Koto Baru, Kabupaten Solok. (nofezera)
Meluapnya air Batang Lembang mengakibatkan banjir di Koto Baru, Kabupaten Solok. (nofezera)

AROSUKA – Kabupaten Solok dilanda bencana banjir bandang. Berbarengan dengan meluapnya aliran Batang Lembang yang merendam ratusan rumah di sepanjang aliran sungai terpanjang di daerah penghasil bareh itu.

Bencana serupa juga terjadi di kawasan Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti dan Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih.

Informasi yang diperoleh Singgalang, bencana banjir Aie Dingin bahkan memperok-porandakan tiga rumah penduduk. Banjir bandang yang terjadi di sungai Aie Dingin juga merusak dua jembatan penghubung transportasi wilayah setempat.

“Kita mendapat laporan tiga rumah warga rusak berat dan dua jembatan runtuh,” ungkap kepala Dinas Sosial Raflis di Posko bencana nagari Selayo, Kamis (5/1).

Di hadapan Sekda Kab. Solok Edisar, Kepala BPBD Dasril memaparkan kronologis bencana banjir terjadi lualan batang Hawan di kawasan Sawah Pasir  Kotobaru.

Menyikapi bencana tersebut, Bupati Solok H. Gusmal lamgsung turun melakukan monitoring ke sejumlah titik lokasi banjir di Koto Baru dan Selayo. Kegiatan serupa juga dilakukan oleh Wabup Yulfadri Nurdin.

“Kita langsung memantau kondisi warga di titik banjir dengan menggunakan motor trabas,” jelas Yulfadri. (rusmel)