Bayi Laki-laki Dibuang di Kandang Puyuh di Solok

Ilustrasi (newslocker.com)
Ilustrasi (newslocker.com)

AROSUKA – Warga Koto Baru, Kubung, Kabupaten Solok, Senin (7/11) dikagetkan dengan ditemukannya bayi berjenis kelamin laki-laki, menangis dalam kandang puyuh di Jorong Subarang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bayi dengan kondisi tali pusar masih menempel di tubuhnya itu pertama kali ditemukan tiga warga Gantung Ciri yang kebetulan tengah melintasi kandang puyuh tersebut, sepulang berdagang sekitar pukul 16.00 WIB. Ketiganya yakni Rio (29), Fitrawati (49), dan Jusni (66).

Kepada petugas Polsek Kubung, mereka mengaku terkejut ketika sayup-sayup mendengar suara tangisan bayi. Penasaran akan tangisan bayi itu, mereka kemudian mencari tahu dari asal suara tangisan bayi tersebut.

Mereka kemudian curiga saat melihat kardus bertuliskan Jesko tampak sengaja diletakkan di pinggir kandang puyuh. Kardus tertutup itu dialasi plastik warna merah dan biru. Melihat kardus itu, mereka pun memberanikan diri untuk membukanya.

“Saya begitu terkejut ketika mengetahui suara tangisan bayi itu betul-betul berasal dari seorang anak malang ini,” kata Rio kepada petugas.

Sebelum ke kantor polisi, ketiganya sempat memberitahukan kejadian itu kepada warga sekitar, dan diteruskan ke Polsek Kubung.

Petugas Polsek Kubung dan Satuan Reskrim Polres Solok yang dikomandai KBO Reskrim Ipda Azwari Siregar langsung bergerak ke TKP. Bayi laki-laki malang tersebut dibawa ke RSUD Kota Solok untuk mendapatkan perawatan.

Kapolres Solok, AKBP Reh Ngenana mengatakan, petugas Polsek Kubung dan Polres masih menyelidiki orangtua yang tega membuang bayinya tersebut. “Kita sudah lakukan pemeriksaan pada beberapa orang saksi,” sebutnya. (rusmel)