Bayi Tersiram Air Panas Terkapar Lemah di RSUP M Djamil

Ilustrasi (newslocker.com)
Ilustrasi (newslocker.com)

PADANG – Para orangtua yang memiliki balita, mesti hati-hati saat menjaga anak. Jika tidak bisa berakibat fatal. Seperti halnya yang terjadi pada Reza Vernandes, 7 bulan. Tubuh mungilnya habis tersiram air termos.

Kondisi itu menyebabkan sebagian luka serius di perut, punggung, pinggang hingga kelaminnya.

Peristiwa tragis itu terjadi di kediaman orangtua bayi di Jalan Lingkar Barung-barung Belantai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan-Sumbar.

Minggu sore, saat sang ayah Mustafa (36) pulang dari sawah meminta kopi pada istrinya, Yanti (24). Rupanya kopi di dapur habis. Lalu dia membelinya ke warung tak jauh dari rumah mereka. Sedangkan Mustafa berada di dapur menggoreng kerupuk sanjai. Sementara, bayi mereka Reza di dalam rumah sendiri.

Bayi mungil itu pun menjangkau termos air panas yang tak jauh darinya. Air panas terserak dan menyiram tubuh bayi malang tersebut.

“Reza menangis kesakitan. Pekiknya terdengar dari kejauhan. Saya langsung berlari pulang,” kata Yanti saat ditemui di Ruang Rawat Inap Luka Bakar RSUP DR. M. Djamil Padang, Senin (14/11).

Melihat kondisi anak dalam tangis kesakitan, mereka sangat panik. Tanpa pikir panjang, membawa Reza ke Puskesmas setempat. Namun, pihak Puskesmas merujuk ke RSUD M Zein Painan karena keterbatasanperalatan.

“Sampai di RSUD M Zein Painan, Reza pun tidak bisa ditangani dokter. Mereka merujuk ke RSUP DR. M Djamil Padang,” tutur Yanti.

Reza, saat ini tercatat sebagai pasien umum. Meski hidup dari keluarga kalangan bawah, mereka tak mendapatkan kartu hebat dari pemerintah. Musfata dan Yanti saat ini gelisah karena tak ada biaya untuk pengobatan bayi mungil mereka.

“Kami tidak punya biaya sama sekali. Jangankan untuk biaya rumah sakit, untuk makan sehari-hari saja susah mendapatkannya,” kata Yanti.

Dia berharap ada uluran tangan dari para dermawan. Agar beban yang mereka tanggung dapat berkurang.

Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP DR. M. Djamil Padang, Gustafianof, mengatakan Rezamengalami luka bakar pada badan bagian depan dan belakang serta terdapat luka pada bagian alat kelamin. (yuke)