BBPOM Pastikan Mie yang Kandung DNA Babi Tak Ditemukan di Padang

Kantor BPOM (net)
Kantor BPOM (net)

PADANG – Mie instan asal Korea yang terbukti mengandung DNA babi tak ditemukan di Padang. Hasil pantauan BBPOM Padang di sejumlah tempat, mie dengan merek serupa banyak ditemukan, namun importirnya berbeda dengan temuan BPOM.

“Mie instan merek serupa memang banyak kami temukan, namun importirnya berbeda dengan mie Korea yang diserukan Badan POM,” terang Kepala BBPOM Padang, Zulkifli, Minggu (17/6) malam.

Disebutkan, mie instan yang mengandung enzim babi dimaksud importirnya adalah PT. Koin Bumi. Sedangkan importir mie instan serupa yang beredar importirnya PT. Spanda Jaya.

“Jadi kami tidak menarik mie instan dengan importir PT. Spanda Jaya. Karena yang disuruh tarik oleh Badan POM, mie instan Korea dengan importir PT. Koin Bumi,” terangnya.

Untuk itu, Zulkifli meminta warga Sumbar secara umum dan Padang khususnya untuk tidak kuatir dengan adanya mie asal Korea. Meski begitu, masyarakat diminta untuk teta[ waspada.

“Ketika membeli produk atau berupa mie instan Korea tolong baca data yang tertara dalam produk. Jika ditemukan importirnya PT. Koin Bumi, tolong laporkan sama kami ke BBPOM Padang di Jalan Gajah Mada Gunung Pangilun Padang,” pintanya.

Minggu sore, usai mendapatkan edaran dari Badan POM pusat, BBPOM Padang langsung turun ke sejumlah titik. Setidaknya ada 10 swalayan yang didatangi petugas. Dalam razia itu petugas tak menemukan mie instan Korea dengan importir PT. Koin Bumi. (yuke)