Bea Cukai Teluk Bayur Tegah Truk Pembawa Rokok Ilegal

 

bea-cukai1TELUK BAYUR – Petugas Kantor Bea Cukai Teluk Bayur berhasil melakukan penegahan terhadap 1 unit truk yang sedang melakukan pembongkaran hasil tembakau (rokok) illegal di rumah yang telah dijadikan gudang di Kecamatan Lubuk Kilangan, Teluk Bayur.

Dari hasil penegahan ini diperoleh barang bukti sejumlah 3.170.480 batang rokok berbagai merek yang diduga melanggar ketentuan di bidang cukai. Nilai barang bukti yang ditegah sebesar Rp1.870.583.200 dengan perkiraan kerugian Negara mencapai Rp1.113.884.738.

Bea Cukai Teluk Bayur kian optimalkan pengawasan peredaran rokok di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat. Luasnya wilayah pengawasan ini dan kondisi minimnya personil pengawasan tak sebabkan Bea Cukai Teluk Bayur lalai dalam mengawasi dan melayani.

Sebagaimana diketahui dari hasil survei mengenai peredaran rokok ilegal, Sumatera Barat menjadi wilayah tujuan pemasaran rokok ilegal.

Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Bayur Andhi mengungkapkan di wilayah Sumatera Barat lengkap pelanggaran Barang Kena Cukai (BKC) untuk rokok, mulai dari pita cukai palsu, pita cukai bekas, salah personalisasi dan rokok polos atau tanpa dilekati pita cukai.

“Semua berasal dari wilayah produksi di Pulau Jawa. Modusnya ada yang menggunakan jasa titipan kilat, kemudian setelah tiba di alamat yang dituju, dipecah-pecah lagi dengan menggunakan kendaraan roda empat, karena memang pelaku tidak mau menimbun barangnya banyak-banyak,” ujarnya.

Andhi menambahkan, bahwa untuk pengawasan lain di bidang BKC dan MMEA (miras) dilakukan di resort-resort yang banyak dikunjungi turis asing yang sebagian besar tujuannya adalah ke Mentawai.

“Di Teluk Bayur sesekali juga ada yacht dari Australia dan tetap dilakukan pemeriksaan,” jelasnya. (aci)

agregasi okezone1