Belasan Pelajar di Payakumbuh Ngelem di Kuburan

PAYAKUMBUH – Astaga, inilah kalimat yang tepat disematkan kepada belasan siswa-siswi asal beragam SMA di Payakumbuh dan Limapuluh Kota.  Rabu (7/9), mereka digerebek Pol PP, saat melakukan pesta lem (ngelem,-red) di jam sekolah, di kawasan Kuburan Cina, Payakumbuh Selatan.

“Semuanya, merupakan pelajar SMA. Ada laki-laki, ada perempuan. Dari sejumlah SMA di Kota, sampai ada juga yang dari Kabupaten,” kata Kasat Pol PP Payakumbuh Fauzi Firdaus, didampingi Kapolsekta Kompol Russirwan dan Kasat Binmas AKP Yanisman, di Mako Pol PP, Balaikota Baru Payakumbuh.

Menurut Fauzi Firdaus, sebenarnya, jumlah siswa-siswi yang ngumpul di Kuburan Cina, Padang Karambia, Payakumbuh Selatan hari itu, lebih 20 orang. Saat digerebek, sebahagian berhasil meloloskan diri. “Ada 11-an yang kita amankan,” tuturnya.

Setelah dijaring, seluruh siswa-siswi dibawa ke Mako Pol PP Payakumbuh. Di sana, pihak Pol PP dan Kepolisian Sektor Kota serta Polres Payakumbuh yang melakukan koordinasi, langsung menghubungi masing-masing Kepala Sekolah dan orangtua murid.

“Orangtua murid, meneken perjanjian dengan Pol PP dan dihadapan Kepala Sekolah, mereka berjanji tidak akan mengulangi,” urai Fauzi Firdaus. Kapolsekta Payakumbuh meminta, orangtua murid dan para guru, lebih mengawasi anak-anaknya. “Kalau dibiarkan, terancam kebablasan,” kata Russirwan. (bayu)o