Belum Bayar Uang Mahar, Calon Suami Dilaporkan ke Polisi

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

MEDAN – Lantaran merasa ditipu dan tak mau ditanggungjawabi oleh calon suaminya, NK (30) bersama keluarganya terpaksa menyeret calon suaminya yang bernama, Fuad Saleh Zebua (30) ke Polsek Medan Area.

Kedua pasangan yang akan menyelenggarakan pesta pernikahan tiga hari kedepan ITU harus kandas. Persiapan teratak dan adat pernikahan yang sedang diatur di rumah NK di Jalan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara juga dibongkar.

“Dia mau lari dan tidak mau bertanggungjawab dari perkawinan kami. Sudah dua hari dia menghilang enggak ada kabar. Padahal, pesta pernikahan kami sudah dipersiapkan dan undangan sudah semua dibagikan,” tutur, NK yang merupakan calon istri Fuad saat berada di Polsek Medan Area, Kamis (27/10).

NK mengaku kalau uang mahar senilai Rp20 juta yang dijanjikan Fuad belum diberikan. Selain itu, korban juga mengaku ditipu oleh Fuad lantaran sudah memberikan kalung emas serta sepeda motor milik NK kepada sang calon suaminya itu.

“Saya diimingi mau dinikahinya, tapi uang mahar enggak ada dan dia enggak mau datang, padahal keluarga kami sudah kumpul,” ungkap korban lagi.

Alhasil, keluarga korban yang tak senang dengan perbuatan Fuad yang dianggap terus memeras korban, melakukan penjebakan. Melalui SMS nomor handphone NK, mereka melayangkannya ke nomor handphone Fuad untuk segera bertemu.

“Kami jebak dia suruh datang. Begitu sampai di Jalan Denai, dia (Fuad) kami tangkap dan langsung serahkan ke Polsek Medan Area. Kalung emas dan sepeda motor sudah dijualnya,” sebut NK.

Sementara, Fuad mengaku kasus tersebut hanya persoalan uang mahar senilai Rp20 juta yang belum terselesaikan dan masih tertunda. Mengenai uang antaran tersebut, ia berjanji akan memberikannya setelah uang gaji dari tempatnya bekerja sudah keluar.

“Enggak ada aku nipu dan meras bang. Dari SMP aku kenal dengan korban dan mau menikahinya, cuman kami sama-sama nikah dengan orang lain. Dan sekarang dia janda aku duda, ya saya mau ngurus surat perceraiannya jadi enggak ada uang makanya pakai uang dia. Soalnya gaji ku belum keluar dari tempat kerjaanku,” kata Fuad.

Dia juga berjanji akan menikahi NK dan mau bertanggung jawab, asalkan keluarga NK menarik laporannya di kepolisian. “Aku mau tanggung jawab, tapi kasih waktu aku untuk mengusahakan uang maharnya. Uang yang dikasih NK sudah buat pengurusan biaya surat cerai si NK. Ini malah aku yang dilaporkan kayak gini, merekalah yang mencabut laporannya,” ujar Fuad.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, AKP Cahyandi, mengatakan Fuad untuk sementara waktu akan diperiksa dan rencananya akan dikembalikan karena pasal yang dikenakan terhadapnya merupakan tindak pidana ringan (tipiring) yang tak memenuhi unsur penahanan.

“Korban melaporkan perbuatan tidak menyenangkan, dengan Pasal 335. Jadi ini tipiring dan nantinya harus kita pulangkan. Kalau unsur pidananya belum jelas dan dilakukan atas suka sama suka. Sampai sekarang kita masih periksa tersangkanya di Polsek,” jelas AKP Cahyandi. (aci)

agregasi okezone1