Besok, Pengusaha dan Sopir Angkot di Padang Demo

 

Ilustrasi (okezone.com)
Ilustrasi (okezone.com)

PADANG – Sejumlah pengusaha dan sopir angkutan kota mengadakan unjuk rasa, Rabu (20/9). Aksi tersebut sehubungan dengan semakin maraknya beroperasi angkutan berbasis online di Padang. Demo dilakukan pukul 09.00 WIB di kantor Walikota Padang atau ke kantor Gubernur Sumbar.

Informasi dari koordinator angkot trayek Siteba yang tergabung dalam Koperasi Kapan Dua Ribu tentang pemberitahuan aksi unjuk rasa dari para pengusaha dan Sopir Angkot di Kota Padang. Jumlah peserta KL  500 orang.

Tuntutan peserta aksi adalah menolak pengoperasian angkutan penumpang berbasis online.

Menanggapi rencana aksi itu, pengemudi angkutan daring di Padang heran.

“Jangan kalap ini semata kesempatan berusaha, konsumen kita berbeda. Lagi pula tidak ada undang-undang yang melarang warga negara berusaha secara halal,” kata seorang sopir angkutan daring di Padang, Selasa (19/9).

Gelombang selera konsumen di Indonesia saat ini cenderung memakai jasa angkutan daring akibat revolusi teknologi.

“Kita bisa dijemput ke rumah diantar ke kantor. Sampai mati kalau dengan angkot takkan bisa begitu,” kata Rahyu seorang konsumen angkutan daring di Padang.

Menurut dia angkot yang ada sekarang sudah membunuh bemo secara kejam. Orang bemo tak ada demo. Membantai bendi dengan beringas, kusir tak marah.

“Dunia berputar, jangan gapteklah kenapa hal-hal yang disukai konsumen secara tidak melanggar hukum lantas dimusuhi,” Wati konsumen lain heran.

Pemerintah kota juga banci tidak tegas. “Ini kota yang kalap sebaiknya aksi demo tak berdasar jangan ditanggapi,” kata warga kota lainnya. (arief)