BMKG Deteksi 24 Titik Api di Sumatera

 

PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mendeteksi 24 titik panas (hot spot) di wilayah Sumatera. Namun, 22 titik panas di antaranya diklaim dengan tingkat kepercayaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di atas 50 persen. Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru Slamet Riyadi mengatakan, satelit kembali mendeteksi titik panas setelah kemarin terpantau hanya satu titik.

“Kemarin sore, satelit hanya pantau satu titik panas terdapat di Sumatera yakni di Provinsi Bengkulu. Tapi pukul 07.00 WIB pagi ini, 22 titik panas tersebar pada lima provinsi,” kata dia, Jumat (23/9/2016).

Dia merincikan, lima provinsi tersebut yakni berada di wilayah Sumatera Barat dan Sumatera Selatan terdeteksi sama-sama memberi sumbangan enam titik panas. Lalu, di wilayah daratan di Sumatera Utara terpantau menyumbang lima titik panas, Jambi terdeteksi dengan jumlah empat titik panas dan Lampung dua titik panas.

“Sedangkan di Riau terdeteksi satu titik dan berada di Kabupaten Rokan Hilir. Tapi titik itu belum menjadi titik api atau memiliki tingkat kepercayaan karhutla lebih dari 70 persen,” katanya lagi.

“Titik panas ini, berdasarkan data yang dirilis Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional dari pantauan sensor modis pada satelit milik NASA yakni Aqua dan Terra,” timpal Slamet. (lek)

agregasi okezone1