Bocah Kembar Tewas Terbakar di Sawahlunto

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

SAWAHLUNTO – Dua bocah kembar Randa dan Randi, 11 tahun tewas terbakar di dalam bedeng tambang, di lokasi pertambangan PT Dasrat, Parambahan, Talawi, Sawahlunto, Senin (23/1).

Informasi diperoleh Singgalang, peristiwa itu diketahui ayah tiri korban, Kacong sekitar Pukul 05.30 WIB yang melihat api sudah membumbung besar menjilat seluruh bangunan bedeng yang terbuat dari papan. Tak satupun yang bisa terselamatkan dari jilatan api, termasuk kedua korban.

Menurut Mamak (paman) korban, Darwin, sekitar Pukul 05.00 WIB, Randa dan Randi dibangunkan ayah tirinya itu untuk segera mandi. Tapi, si kembar itu tidak langsung bangun dan kembali tidur. Lalu, Kacong yang bertugas sebagai penjaga keamanan di perusahaan Pertambangan SPN masuk ke dalam lubang tambang batubara itu.

“Rencana hari ini Randa dan Randi akan berangkat ke rumah sakit Bukittinggi menjemput kakaknya yang selesai menjalankan operasi usus buntu dan selama ini ditunggui ibunya Leli. Namun apa dikata takdir berkata lain, “ujar Darwin mengenang nasib kedua keponakannya itu.  (son)