BPOM Diminta Periksa Jajanan di Objek Wisata dan Sekolah

Ilustrasi. (*)
Ilustrasi. (*)

PARIAMAN – Wakil Walikota (Wawako) Pariaman Genius Umar mengatakan, banyak laporan diterima pihaknya dari  masyarakat terkait jajanan yang dijual di sekitar kawasan objek wisata maupun yang dijual pedagang  asongan di sekolah-sekolah di daerah tersebut diduga mengandung bahan kimia berbahaya.

“Kami sudah koordinasi dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk secepatnya dilakukan  pemeriksaan jajanan yang dijual di kawasan objek wisata maupun yang dijual di sekolah,” kata Genius Umar, Senin (14/11).

Genius menyebutkan, jenis jajanan yang dicurigai menggunakan bahan kimia berbahaya dan tak higenis  itu, sebagian besar jenis makanan olahan sendiri. Ada yang dicurigai karena warnanya terlalu mencolok yang diduga memakai zat pewarna dan ada jajanan jenis gorengan yang minyaknya dicurigai tak higenis.

Kepala BPOM Sumbar, Zulkifli saat acara Pekan Apoteker di Desa Kampuang Kandang, Kecamatan  Pariaman Timur, baru-baru ini mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti permintaan Pemko Pariaman untuk dilakukan pemeriksaan jajanan yang dijual di objek wisata maupun di sekolah. (tom)