BUMN Bersatu, Koperasi dan UKM Sumbar Maju

Anggota DPD RI Leonardy Harmaini saat berkunjung ke RKB BNI. (*)
Anggota DPD RI Leonardy Harmaini saat berkunjung ke RKB BNI. (*)

PADANG –  Rumah Kreatif BUMN (RKB) Padang yang dikelola BNI diharapkan anggota DPD RI Leonardy Harmainy dapat menjadi wahana bagi 31 BUMN yang ada di Sumbar untuk memberi perhatian lebih terhadap koperasi dan UKM di ranah minang. Leo mengimbau ke-31 BUMN tersebut makin bersinergi dalam mendukung dan memberi perkuatan UKM dan koperasi di Sumbar.

“Dengan sinergi di RKB Padang ini, BNI berhasil menghadirkan dan mengelola RKB Padang hingga punya 12.221 binaan. Ini harus diapresiasi perkembangannya, apalagi usianya baru satu tahun,” ujar Anggota DPD RI yang baru dilantik pada 24 Mei 2017 lalu.

RKB mampu memberikan fasilitasi hingga UKM dapat memiliki toko online mereka di www.blanja.com. Sudah 62 UKM yang aktif bertransaksi di blanja.com tersebut.
Leo mengkalkulasikan, jika makin banyak BUMN yang terlibat, bukan tak mungkin RKB muncul dan dirasakan manfaaatnya oleh UKM di daerah ini.

Dari kunjungan ke RKB BNI, Leonardy mendapati ruang pertemuan yang memuat 10 orang. Ruang ini bisa digunakan untuk pertemuan UKM binaan RKB atau UKM yang ingin berlatih bersama instruktur dari Klinik KUMKM Sumbar yang digandeng BNI untuk lebih memberdayakan binaan RKB dan UKM Padang umumnya.

Berkebetulan saat kunjungan Leonardy, ada pelatihan memanfaatkan google bisnis untuk mendukung promosi dan pemasaran produk suatu UKM. Leonardy pun berinteraksi dengan pemilik PAUD Hauriyah Halum yang ingin agar sekolahnya dan produk buatan guru dan anak didiknya dikenal luas oleh masyarakat. Juga Hijjul Abdi pemilik kebun sawit dan punya sejumlah usaha yang ingin bisnisnya dikenal.

Tak kalah pentingnya adalah pertemuan Leonardy dengan Ketua Klinik KUMKM Sumbar, Joni Saputra. Dari perbincangan mereka didapatlah informasi seputar hasil kreasi anak muda di Padang yang menghadirkan program keuangan online yang real time. Bisa diupdate kapan saja, di mana saja dan dapat diketahui berapa produksi dan keuntungan yang didapat UKM pada hari itu.

Leonardy optimis semakin banyak yang mengunduh program KeUKM ini, kian banyak yang terbantu dalam pengelolaan keuangan mereka. Dengan cara ini, kendala keterbatasan kemampuan pengelolaan keuangan teratasi dengan adanya program ini. (zul)