Bupati Dharmasraya Instruksikan OPD Bantu Korban Kebakaran

Bupati Dharmasraya tengah menenangkan warga yang jadi korban kebakaran. (yasrizal)
Bupati Dharmasraya tengah menenangkan warga yang jadi korban kebakaran. (yasrizal)

PULAU PUNJUNG – Pasca musibah kebakaran yang menghanguskan ruko dan tempat warga di Pasar Lamo, Nagari IV Koto, Kecamatan Pulau Punjung, Sabtu (29/7) Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, minta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk saling koordinasi.

Penegasan tersebut dikemukakan bupati termuda di penjuru tanah air itu, seraya memberikan ketenangan terhadap warga yang trauma atas musibah ini. Bupati hadir di tengah warga dan memberikan instruksi pejabat terkait supaya dapat memberikan bantuan darurat.

“Kepala instansi terkait untuk saling berkoordinasi membantu warga yang jadi korban. Segera lakukan tanggap darurat,” tegasnya.

Sedikitnya, puluhan ruko milik pedagang di Pasar Lamo, Nagari IV Koto, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (29/7) sekira pukul 18.30 WIB, ludes dimamah sigulambai.

Bencana kebakaran yang sempat membuat warga sekitar panik, berbarengan dengan waktu Salat Magrib. Tidak saja itu, warga pun berusaha menyelamatkan barang-barang dan benda guna dijauhkan dari amukan api.

Pantauan Singgalang api dengan cepat terus bersilantas angan membakar ruko. Terlebih lagi, bangunan ruko terbuat dari kayu, kian memudahkan api memamah ke satu bangunan ruko lainnya. Untung musibah ini tidak memakan korban jiwa.

Selang beberapa kemudian, dua armada pemadam kebakaran milik Pemkab Dharmasraya, segera berupaya memberikan bantuan, untuk menjinakkan api.

“Ruko Pasar Lamo terbakar. Petugas pemadam masih berusaha memadamkan api. Penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. Yang jelas, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah,” tutur Zon, warga setempat.

Sementara itu, dampak dari musibah kebakaran adalah rumah turut dimamah api.

“Data sementara kami ada 15 KK yang jadi korban. Kerugian ditaksir ratusan juta. Sebab,  ada beberapa barang berharga yang tidak bisa diselamatkan seperti motor, perabotan dan lainnya,” timpal  Walinagari IV Koto Pulau Punjung, David Iskan.
Ditambahkan,  penyebab api belum bisa diketahui pasti. Tapi, hingga saat ini korban terlihat masih trauma. (yas/ron)