Bupati Pessel Marah Hutan Mangrove di Mandeh Rusak

Kunjungan Kerja Bupati ke Kawasan Mandeh (niko)
Kunjungan kerja Bupati ke kawasan Mandeh (niko)

PAINAN – Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni marah besar karena beberapa kawasan strategi di kawasan Mandeh sudah dimiliki sejumlah Pejabat.

Lebih parahnya, di kawasan itu hutan mangrove dirusak, bukit di pangkas dan beberapa pembangunan cottage tengah berlangsung tanpa izin dari pemerintah setempat.
Bupati terkejut dalam kunjungan kerjanya ke kawasan Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan, pada Selasa,( 4/4) menemukan sejumlah kejanggalan. Paling membuat Bupati meradang ketika melihat hutan mangrove dirusak dijadikan pelabuhan kecil dengan tujuan tertentu.
” Ternyata benar laporan masyarakat yang saya dengar. Ini sudah tidak benar dan harus diproses secara hukum,” terangnya.
Bupati memberikan instruksi agar beberapa pembangunan yang berada di kawasan hutan lindung milik pemerintah daerah harus segera dihentikan .
“Siapapun orangnya yang menghalang-halangi harus ditindak tegas,” kata Bupati.
Bupati menyesali hal itu terjadi bahkan beberapa OPD terkait merasa tidak pernah mengetahui kawasan didekat bawah Puncak Paku sudah dikuasai oleh orang lain tanpa ada kordinasi dari pemerintah daerah.
” Kita sudah berkoar -koar untuk membawa investor asing untuk berinvestasi ke kawasan Mandeh tetapi sejumlah kawasan strategis sudah dikuasai orang lain”ucapnya.
Ia meminta bahwa pengrusakan hutan mangrove yang seharusnya dilindungi disana harus diusut hingga tuntas siapa penyebab dari semua yang terjadi. (niko)