Cerita Anggota TNI yang Dikeroyok Sejumlah Preman di Pasar Raya

Kopda Erson dirawat di RS Reksodiwiryo, Ganting, Padang (ist)
Kopda Erson dirawat di RS Reksodiwiryo, Ganting, Padang (ist)

PADANG – Kopda Erson terpaksa menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Tentara Reksodiwiryo, setelah dikeroyok sekira tujuh preman di Pasar Raya, Padang.

Menurut anggota Korem Wirabraja 032 itu, kejadian pengeroyokan tersebut berawal ketika dirinya bersama anaknya pergi ke Pasar Raya. Saat sedang berjalan korban melihat seorang akan mencopet seorang ibu.

Melihat hal tersebut ia langsung menegur pencopet tersebut untuk tidak melakukan aksinya. Pelaku tersebut gagal melakukan aksinya. Erson pun lantas mengajak anaknya untuk minum di dekat Air Mancur Pasar Raya.

“Saat saya duduk di lokasi tersebut, segerombolan orang bertato langsung memukuli saya dengan kayu, botol dan beberapa hantaman,” katanya saat dirawat di rumah sakit, Rabu (26/10)

Erson mengungkapkan, dalam pengeroyokan tersebut ada banyak orang yang terlibat. Menurut dia, setidaknya ada sekira tujuh orang. “Mereka ramai, makanya saya tidak bisa berbuat apa-apa dan saya hanya mengelakkan sedikit saja,” tuturnya.

Akibat pengeroyokan ini, Erson mengalami luka robek di bagian kepala belakang sebelah kanan dan luka lebam di bagian wajah dan sekujur tubuh. Saat ini dia menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Tentara Reksodiwiryo Padang.

Kepala Penerangan Korem 032 Wirabraja, Mayor Deswanto membenarkan korban yang dikeroyok tersebut merupakan anggota dari Korem 032 Wirabraja. “Ya dia adalah anggota kita dan saat ini masalah tersebut sedang ditangani oleh Polisi Militer 1/4 Padang,” ujar dia. (arief)

agregasi okezone1