Di Sumbar, Cuma 7 Daerah Ini Komit Majukan Pariwisata

Jam Gadang. (irwandi imam)
Jam Gadang. (irwandi imam)

PADANG – Dari sejumlah daerah yang menggadang-gadangkan untuk memajukan pariwisata, baru tujuh daerah yang serius. Keseriusan tersebut terlihat dari porsi anggaran dan kebijakan kepala daerah terhadap pengembangan pariwisata.

Kondisi itu terlihat pada acara penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) untuk meningkatkan sinergitas Pemprov Sumbar dengan Kabupaten/Kota dan lembaga lainnya, di Auditorium Gubernuran, Senin (18/9). Dalam penandatanganan itu hanya 7 daerah yang siap. Anehnya Padang yang paling heboh dengan kota wisata, ternyata tidak ada di dalamnya.

“Tidak semua kepala daerah di Sumbar peduli terhadap kemajuan pariwisata. Ada yang 40 persen, ada 60 persen, ada juga yang 100 persen. Ini bisa kita lihat dari porsi dana APBD masing-masing daerah untuk kepariwisataan,” kata Gubernur Irwan Prayitno.

Dalam MoU tersebut, Pemprov baru menggandeng 7 kabupaten/kota. Daerah itu terdiri dari, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Agam, Mentawai, Sawahlunto, Pariaman, dan Bukittinggi. Ketujuh daerah ini, dianggap serius memajukan sektor pariwisata. Dengan kata lain, sudah menyiapkan mulai dari perencaan, anggaran dan destinasi prioritas.

“MoU ini hanya untuk mengikat komitmen bersama untuk memajukan pariwisata. Kongkritnya setelah ini akan dituangkan dalam perjanjian kerjasama (PKS),” katanya.

Tujuh daerah tersebut terang Gubernur, akan disokong penuh oleh Pemerintah Provinsi. Dari pematangan rencana hingga penganggarannya sendiri. Namun, setelah ini, akan ada daerah yang akan ditunjuk. Dengan catatan, sudah merespon program Program pariwisata yang diarahkan Provinsi pada masing-masing daerah.

“Sekarang kita dahulukan dulu daerah yang betul-betul siap berlari. Bukan yang masih duduk. Biarlah dulu mereka berdiri, berjalan, nanti kita ajak lari,” tambahnya. (yose)