Dalam sehari, Tiga Kecelakaan Terjadi di Jalur Lintas Solok-Padang

Kondisi sebuah truk pengangkut karet yang terbalik di kawasan Sawah Ilie Talang, Selasa (14/11). (rusmel)
Kondisi truk pengangkut karet yang terbalik di kawasan Sawah Ilie Talang, Selasa (14/11). (rusmel)

AROSUKA – Dalam sehari terjadi tiga kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Solok-Padang.  Peristiwa kecelakaan selain dipicu kondisi jalan penuh tanjakan, juga hujan gerimis yang melanda wilayah Kabupaten Solok.

Akibatnya, sepanjang Selasa (14/11/2017), dua truk tronton terguling di lokasi berbeda, kemudian tabrakan beruntun yang melibatkan mobil APV dengan Avanza serta sebuah angkutan kota. Beruntung, dari ketiga kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, kecuali mengakibatkan dua orang mengalami luka ringan.

Dari pantauan Singgalang, pada kilometer 10 hingga kilometer 17 di kawasan Gunung Talang, dua unit truk terguling hingga keluar dari badan jalan. Pertama di kawasan Sawah Ilia, nagari Talang, truk pengangkut karet dari arah Solok menuju Padang diduga kehilangan kendali di pendakian Sawahh Ilie tersebut. Peristiwa tergulingnya truk warna biru ini terjadi sekira pukul 04.00 Wib .

Belum sempat dilakukan evakuasi terhadap truk Hino pengangkut Karet itu, beranjak siang sekitar pukul 13.00 WIB, sebuah truk yang mengangkut semen juga mengalami nasib naas di jalan depan rumah makan Heller Mama Cupak. Truk yang diduga lepas kendali ini tersungkur hingga terbakar pada bagian kepalanya.

Berselang satu jam dari kejadian tebakarnya truk pengangkut Semen, tabrakan beruntun juga terjadi di Nagari Talang pukul 14.00 Wib. Tabrakan beruntun ini melibatkan mobil APV, Avanza dan sebuah angkutan kota. Beruntung.

Kanit Laka Satlantas Polres Solok Ipda Ronnal Yandra mengatakan ada tiga faktor mendasar penyebab kecelakaan yakni human error, faktor kendaraan dan faktor jalan.

Ronnal mengingatkan pengendara untuk lebih berhati-hati dan memastikan kendaraan dalam kondisi siap jalan, karena untuk jalur sepanjang kawasan Kabupaten Solok sangat rawan kecelakaan.

“Apalagi saat inintelah masuk musim hujan. Kondisi jalan rawan karena ruas Solok Padang ini di dominasi oleh tanjankan dan turunan yang berkelok-kelok. Hal ini menambah tingkat kerawanan,” paparnya. (rusmel)