Delapan Anggota DPRD Payakumbuh tak Hadiri Tes Urine

Ilustrasi (okezone.com)
Ilustrasi (okezone.com)

PAYAKUMBUH – Sebanyak 17 dari 25 orang anggota DPRD Payakumbuh menjalani tes urine yang digelar di aula kantor dewan setempat, Kamis (20/10). Tes urine yang dilakukan BNN Payakumbuh bersama pihak kepolisian itu, terkesan mendadak dan tidak dihadiri 8 orang anggota dewan.

Dari informasi yang diperoleh, mereka yang tidak ikut saat pelaksanaan tes urine itu masing-masing Wakil Ketua DPRD Wilman Singkuan, dengan masih sakit dan dirawat di Jakarta, selanjutnya Wakil Ketua Suparman, Aribus Madri, Mawi Etek Arianto serta Marhidayandi, saat ini masih melakukan tugas yakni konsultasi ke Jakarta terkait Badan Kehormatan. Selanjutnya Alex Wijaya yang tengah melakukan tugas partai, Ismet Harius, juga melakukan tugas partai serta Adi Surya, dengan alasan yang sama.

Kepala BNN Payakumbuh AKBP Firdaus, kepada wartawan, usai tes urine anggota dewan itu, mengatakan, dari pelaksanaan tes urine hasil yang didaptkan adalah negatif narkoba.

“Ini berarti urine wakil rakyat dari Kota Payakumbuh ini tidak ada mengandung narkoba ataupun zat berbahaya. Kita tentu sangat mengapresiasi dengan terlaksananya tes urine ini. Sebab sudah sejak lama kita agendakan. Dari 25 orang wakil rakyat, 8 orang diantaranya tidak ikut pelaksanaan tes urine karena sejumlah kendala yang telah disampaikan kepada kami,” ujarnya.

Ketua DPRD Payakumbuh H. YB. Dt. Parmato Alam, kepada Singgalang, mengatakan, tes urine ini sebenarnya sudah diagendakan sejak empat tahun lalu. Namun baru bisa terlaksana pada tahun ini. (bule)