Toko Taki
Menu Click to open Menus
Home » Opini » Delapan Anggota DPRD Sumbar Bertarung Menuju Senayan

Delapan Anggota DPRD Sumbar Bertarung Menuju Senayan

(30 Views) May 7, 2013 8:42 am | Published by | No comment

Sebanyak delapan anggota DPRD Sumbar pada Pemilu 2014 bertarung menuju Senayan, baik sebagai calon anggota DPR-RI maupun calon anggota DPD-RI. Mampukah mereka menembusnya di tengah kompetisi kian sengit? Apalagi hampir semua duta Sumbar di Senayan kini, kembali bertarung.
Dari Daftar Calon Sementara (DCS) yang dikutip dari situs KPU pusat, untuk Dapil Sumbar 1 meliputi Padang, Pesisir Selatan, Mentawai, Kota Solok, Kab. Solok, Solsel, Padang Panjang, Tanah Datar, Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya, seluruh anggota DPR-RI kembali ikut. Partai Demokrat yang mengantarkan tiga kadernya, Dasrul Djabar, Zulmiar Yanri dan Darizal Basir mencalonkan lagi. Begitu pula Epyardi Asda (PPP), Hermanto (PKS), M. Ichlas El Qudsy (PAN), Azwir Dainy Tara dan Pompida Hidayatullah (Partai Golkar).
Sedangkan anggota DPRD Sumbar yang mencoba naik tingkat ke Senayan dari Dapil ini, adalah Yul Tekhnil (Ketua DPRD Sumbar) melalui Partai Demokrat, Asli Chaidir (PAN), M. Tauhid (Hanura), Bachtul (Partai NasDem).
Di Partai Demokrat yang diprediksi banyak orang, perolehan kursi berkurang dari Pemilu 2009. Ini akan berakibat sengitnya pertarungan di internal untuk memperebutkan suara terbanyak. Ketiga anggota DPR (Dasrul, Zulmiar dan Darizal) tentu diuntungkan dengan posisinya kini. Tapi Yultekhnik, tidak bisa dipandang remeh. Sebagai Ketua DPRD Sumbar, dia intens membangun komunikasi dan ‘blusukan’ ke masyarakat.
Begitu pula Asli Chaidir, tidak bisa dipandang enteng. Sebagai Ketua DPW PAN Sumbar, ia sudah teruji dan rutin mengunjungi masyarakat. Kedekatannnya dengan kader dan tipikalnya yang familiar adalah modal besar untuk meraih suara terbanyak.
Namun Asli bukan tak mendapat tantangan. M. Ichlas El Qudsy (anggota DPR) sejak belakangan kian gencar bersosialisasi. Balihonya berkibar di berbagai sudut Kota Padang. Begitu pula Dasril Ilyas (Ketua Muhammadiyah Sumbar), juga punya magnet tersendiri untuk mendulang suara terbanyak. Dia ditempatkan di nomor urut 1 pula.
M. Tauhid yang juga punya peluang besar untuk meraih suara terbanyak di Partai Hanura, meski dia berada pada nomor urut empat pada DCS. Namun melihat nama caleg lain di partai yang didirikan Wiranto ini, yang punya nama dan cukup dikenal hanya M. Tauhid.
Namun apakah Hanura dapat satu kursi pada Pemilu 2014, belum bisa dipastikan. Pada Pemilu 2009, Hanura ‘kalah’ banyak suara ketimbang partai lain sehingga dari delapan kursi yang disediakan di Dapil 1, Hanura gagal mengirimkan kadernya ke Senayan. Tapi banyak yang memprediksi, Pemilu 2014, Hanura akan dapat satu kursi.
Sedangkan Bachtul yang bergabung di Partai NasDem, juga memiliki peluang menuju Senayan. Selain partai yang menjadi idola masyarakat kini, juga karena figur Bachtul yang keberpihakannya kepada rakyat tak diragukan lagi. Peran sebagai anggota DPRD Sumbar sejak 2004 hingga kini, benar-benar dilakoni dengan baik. Masyarakat dan pemerintah daerah di Dapilnya, merasakan betul lakek tangan Bachtul.
Bachtul akan mendapat batu sandungan dari caleg NasDem lainnya, Endre Saifoel yang sejak menyatakan maju bersama NasDem, jor-joran betul membantu rakyat. Berbagai kegiatan dikemas agar dia lebih dikenal. Balihonya boleh dikata ‘terbanyak’ menghiasi di berbagai daerah pemilihan.
Dapil Sumbar 2 (Pariaman, Padang Pariaman, Agam, Bukittinggi, Pasaman, Pasbar, Payakumbuh dan 50 Kota) pertarungan juga tidak kalah sengit. Apalagi enam anggota DPR-RI ikut kembali bertarung. Mereka Mulyadi dan Dalimi Abdullah (Partai Demokrat), Nudirman Munir (Partai Golkar), Taslim (PAN), Refrizal (PKS) dan M. Iqbal (PPP).
Anggota DPRD Sumbar yang ikut bertarung menuju Senayan adalah Yulman Hadi (Partai Golkar) dan Agus Susanto (PDIP). Peluang Yulman untuk melenggang ke Jakarta, tetap ada.
Apalagi selain diuntungkan dari nomor urutnya, sama dengan nomor urut partai, nomor 5, juga dari DCS yang diajukan, mayoritas orang rantau. Hanya Yulman satu-satunya orang Sumbar yang besar di daerah dan tentunya lebih memahami anatomi daerah.
Sedangkan Agus Susanto, kendati dapat nomor urut satu, namun peluang partainya untuk mendapatkan kursi ke Senayan, tipis. Pemilu 2004 dan 2009, kader PDIP dari Sumbar ke Senayan, tidak ada. Entah, Pemilu 2014, apalagi tren PDIP kini menanjak.
Dua anggota DPRD Sumbar lainnya Leonardy Harmainy dan Irdinansyah Tarmizi, maju lewat DPD-RI. Kedua kader Partai Golkar ini, bertarung untuk memperebutkan empat kursi dari Sumbar. Sedangkan yang ikut bertarung kali ini boleh disebut perang bintang.
Tiga anggota DPD-RI, Irman Gusman, Emma Yohanna dan Alirman Sori, kembali ikut. Kekuatan tiga tokoh ini tidak bisa dianggap remeh.  Kemudian ikut juga mantan cagub Sumbar 2005 sekaligus mantan anggota DPR-RI asal Partai Golkar Jeffrie Geovanie. Jeffrie mundur dari DPR-RI karena ikut mendirikan Partai NasDem.
Nama beken lain yang ikut bertarung lewat DPD-RI adalah Sayuti Dt. Rajo Penghulu (Ketua LKAAM Sumbar), Rahmat Hidayat (aktivis lingkungan), Zola Pandoe (anak wartawan senior Marthias Pandoe dan satu-satunya pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumbar yang maju), Mardinas N. Syair (Ketua DPRD Pessel), dan nama beken lainnya.
Yang jadi pertanyaan, mampukah kedelapan anggota DPRD Sumbar (Yulteknil, Asli Chaidir, Tauhid, Bachtul, Yulman Hadi, Agus Susanto untuk DPR-RI serta Leonardy Harmainy dan Irdinansyah Tarmizi untuk DPD-RI) itu  melenggang ke Senayan? Kita tunggu saja siapa yang beruntung.(EFFENDI)

Categorised in:

No comment for Delapan Anggota DPRD Sumbar Bertarung Menuju Senayan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>