Di Palinggam, Walikota Tanyakan Anyang Rawan dan Gulai Paluik

Walikota Padang Mahyeldi (net)
Walikota Padang Mahyeldi (net)

PADANG – Setiap daerah di Kota Padang punya makanan spesifik. Saat Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah datang ke Palinggam, Kecamatan Padang Selatan, orang nomor satu di Padang itu pun bertanya kuliner khas daerah tersebut.

“Anyang rawan dan gulai paluik tidak ada kelihatan,” kata Mahyeldi sambil bertanya kepada warga setempat yang hadir pada saat pembukaan Palinggam Dayung Festival (PDF) II, Kamis (1/12).

Anyang rawan merupakan kuliner khas daerah tersebut. Anyang yang terbuat dari rebusan putik dan daun buah pepaya dicampur kelapa dan tulang rawan sapi menjadi spesifik di Palinggam dan sekitarnya. Sedangkan gulai paluik merupakan gulai khas yang hampir selalu ada di tengah masyarakat sekitar.

Agar kuliner tersebut dapat hadir di tengah-tengah masyarakat, serta dikenali oleh para tamu, Walikota Padang mengajak warga Palinggam untuk memanfaatkan momen PDF sebagai ajang promosi masakan khas tersebut.

“Di PDF III pada tahun depan nanti, kita munculkan kuliner ini, sehingga masakan khas tersebut dikenali,” ucap Mahyeldi.

Tidak itu saja, Walikota Padang juga mengajak warga Palinggam untuk memanfaatkan momen PDF sebagai ajang promosi kesenian tradisional, dan lainnya. Diantaranya seperti menggelar lomba lagu Dayung Palinggam, sehingga lagu ini dapat lestari di tengah masyarakat.

“Kita manfaatkan momen ini supaya seni tradisi dan lainnya dikenal luas,” tukas Walikota Padang. (car)