Dinkes Padang Tingkatkan Pencegahan Penyebaran Difteri

66
Dinas Kesehatan Kota Padang. (dinkes)

PADANG – Dinas Kesehatan Padang terus meningkatkan pemantauan ataupun mencegah adanya penyebaran penyakit menular difteri. Sebab, dua tahun lalu, Padang, sempat masuk kategori kejadian luar biasa (KLB) pada penyakit menular ini.

Bentuk pencegahan yang dilakukan Dinas Kesehatan Padang, dengan memberikan sosialisasi kepada seluruh warga akan pentingnya imunisasi. Sebab, penyakit difteri ini tidak bisa disembuhkan oleh obat alternatif.

“Kita terus pantau dan tingkatkan sosialisasi. Selain itu, kita akan lakukan sweeping ke sekolah-sekolah, sebelum libur panjang. Dengan sweeping ini kita pastikan seluruh pelajar mendapatkan imunisasi atau vaksin,” kata Kepala Dinas Kese‎hatan Padang, Feri Mulyani kepada Singgalang, Minggu (17/12).

Feri Mulyani mengatakan, dari hasil pantauan dan sosialisasi ini, pihaknya menemukan sepuluh warga yang dicurigai terjangkit difteri. Namun, setelah dilakukan uji laboratrium, sepuluh warga tidak positif mengidap penyakit ini.

“Kita sebelumnya mencurigai sepuluh warga, namun setelah diperiksa, seluruhnya negatif mengidap penyakit menular ini,” ujar Feri Mulyani.

“Untuk mencegah penyebaran penyakit berbahaya ini, kami lakukan vaksin ataupun imunisasi. Namun, kami juga mendapat kendala, dimana ada warga yang tidak mau melakukan imunisasi ini,” katanya.

Adanya kelompok warga yang menolak ataupun antivaksin, pihaknya kedepan akan melibatkan segala pihak untuk membuat surat edaran akan pentingnya imunisasi ataupun vaksin ini. Sebab, tidak seluruh penyakit bisa disembuhkan dengan obat alternatif. (deri)