Ditangkap, Agen Travel Ini Mengaku Sudah Mengenal Narkoba Sejak SD

Ilustrasi (okezone.com)
Ilustrasi (okezone.com)

BUKITTINGGI – Efrial alias Aceng (31) ditangkap saat akan bertransaksi narkoba, di depan Yayasan Babusalam, Jorong Salasa Nagari Padang Tarok Kecamatan Baso, Agam.

Dari tangan residivis dalam kasus curanmor ini, Tim Opsnal Reserse Narkoba Polresta Bukittinggi menyita dua paket sabu dan satu paket ganja.

Setelah ditangkap dan dilakukan penggeledahan, pria yang bekerja sebagai agen travel pribadi plat hitam trayek Padang-Pekanbaru dan Bukittinggi-Pekanbaru itu kedapatan membawa satu paket ganja dan dua paket sabu.

Kepada petugas agen travel Padang-Bukittinggi-Pekanbaru ini mengaku sudah mengenal narkoba semenjak kelas 3 SD, dan masih mengkonsumsi barang haram itu.

Aceng mengaku ganja dan sabu tersebut untuk dikonsumsinya sendiri dan untuk dijual. “Setelah saya membeli dari teman senilai Rp4,8 juta, sebagian sabu tersebut sudah saya pakai, selebihnya saya simpan didalam kaleng permen dan dompet, selebihnya akan dijual,” imbuhnya.

Menurut Kapolres Bukittinggi, AKBP Tri Wahyudi melalui Kasat Narkoba AKP Y Eko Sulistyo, tersangka sudah menjadi target operasi.

Ketika akan ditangkap, Aceng sempat melawan kepada petugas. Hanya saja, kesigapan petugas saat penangkapan, membuat tersangka tidak berkutik hingga dibawa ke Mapolres beserta barang bukti yang ada untuk diproses lebih lanjut. (yanti)