DKPP Pecat Ketua KPU dan Panwaslih Payakumbuh

DKPP (net)
DKPP (net)

PADANG – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan Ketua KPU Payakumbuh, Hetta Manbayu dan Ketua Panwaslih Payakumbuh, Media Febrina dari jabatannya, Rabu (21/12).

Pertimbangan putusan dibacakan melalui telecoference oleh Ketua Majelis DKPP Jimly Asshiddiqie yang bergantian dengan majelis lainnya mengatakan, Hetta dianggap tidak solid dengan empat penyelenggara lainnya karena ingin menyelamatkan diri sendiri saat sidang DKPP 29 November.

Ketua KPU Payakumbuh itu membuat surat jawaban pribadi, selain dari jawaban bersama yang sudah dibacakan komisioner KPU lain saat sidang. Oleh majelis, sikapnya itu dinilai melanggar sehingga dia diberikan sanksi.

Sementara Media Febrina dianggap tidak transparan tentang latar belakang keluarganya. Saat seleksi sebagai
anggota Panwaslih dia tidak mengumumkan bahwa suaminya merupakan salah satu pengurus Partai PAN di Sumbar.

Hal itu dinilai majelis melanggar etika diberhentikan sebagai ketua. Sementara komisioner lain, baik di KPU Payakumbuh maupun di Panwaslih Payakumbuh diperintahkan majelis untuk direhabilitasi nama baiknya. Perintah rehab itu nanti akan dilaksanakan oleh KPU dan Bawaslu Sumbar.

Anggota Panwaslih Payakumbuh, Ismail mengatakan, menghormati putusan DKPP itu. Sesegera mungkin pihaknya akan melaksanakan putusan itu dengan melakukan rapat pleno untuk menentukan ketua Panwaslih baru. (defil)