Dolar AS Tertekan, Rupiah Menguat di Rp13.522/USD

Ilustrasi (trendingcenter.com)

JAKARTA – Nilai tukar Rupiah dibuka menguat di tengah Dolar AS tertekan penantian pidato Ketua Federal Reserve Janet Yellen. Rupiah dibuka menguat di level Rp13.522 per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di pasar Asia menguat 7 poin atau 0,05% menjadi Rp13.522 per USD. Adapun pergerakan harian Rupiah, berada di angka Rp13.517-Rp13.528 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat, Rupiah menguat 5 poin atau 0,04% menjadi Rp13.525 per USD. Pagi ini, Rupiah berada dalam rentang Rp13.513 per USD hingga Rp13.532 per USD.

Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menjelang pidato Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang dipantau secara cermat.

Para investor sedang menunggu pidato Yellen yang dijadwalkan pada Selasa (21/11) waktu setempat. Pada sesi sebelumnya, dia mengatakan bahwa dia akan mengundurkan diri begitu penggantinya dilantik.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,14 persen menjadi 93,92 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1745 dolar AS dari 1,1734 dolar AS, dan pound Inggris naik menjadi 1,3244 dolar AS dari 1,3242 dolar AS. Dolar Australia meningkat menjadi 0,7581 dolar AS dari 0,7548 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,38 yen Jepang, lebih rendah dari 112,64 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9915 franc Swiss dari 0,9929 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2780 dolar Kanada dari 1,2796 dolar Kanada. (aci)