DPRD Sumbar Panggil Manajemen Minang Mart

Gedung DPRD Sumbar (net)
Gedung DPRD Sumbar (net)

PADANG – DPRD Sumbar akan segera memanggil manajemen Minang Mart. Pemanggilan itu untuk menindaklanjuti kedatangan Asosiasi pedagang retail/grosir Sumbar ke DPRD Sumbar, Senin (14/11) lalu.

Asosiasi ini datang dan menyatakan menolak keberadaan Minang Mart karena dinilai akan merugikan pengusaha retail dan grosir lokal. Mereka juga menyampaikan kekhawatiran jika Minang Mart ditunggangi kepentingan politik dan oknum tertentu sehingga hanya akan menguntungkan para pemilik modal berskala besar saja, bukan pengusaha kecil.

Pemanggilan Minang Mart ke DPRD akan diikuti dengan diskusi dan penyelesaian dengan pihak pengusaha ritel/grosir. Mereka akan duduk semeja untuk mencari solusi terbaik dan meluruskan pro dan kontra.

“Akan kita agendakan dalam waktu dekat dengan mencari waktu yang pas agar semua pihak bisa hadir,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumbar, Sabrana, Rabu (16/11).

Dia mengatakan Komisi II akan berupaya untuk mendengarkan aspirasi dari kedua belah pihak. Yakni dari manajemen Minang Mart dan juga dari pihak pengusaha retail/grosir. Diharapkan nanti akan ditemukan win win solution agar tak ada polemik atau masalah di kemudian hari.

Selain itu, tambah dia, DPRD juga merasa perlu memanggil Minang Mart demi mencari tahu kejelasan konsep, tujuan dan cara kerja Minang Mart. Menurut dia, sejauh ini Komisi II, pun DPRD secara keseluruhan, belum mengetahui detail dan pasti hal-hal tersebut langsung dari manajemen Minang Mart.

“Padahal launcing (peluncuran) Minang Mart sudah akan dilaksanakan 18 November nanti,” ujarnya. (titi)