Dua Pendaki Gunung Talang Dikabarkan Jatuh

pendaki00AROSUKA – Selepas merayakan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia di puncak Gunung Talang, Kabupaten Solok, dua pendaki dikabarkan jatuh di jalur pendakian Air Batumbuek, Kecamatan Gunung Talang, Kamis (17/8).

Dari informasi yang diperoleh Singgalang dari wakil Bupati Solok, ke dua orang pendaki yang mendapat musibah itu adalah Excel (17) laki-laki, asal Kota Padang dan seorang lainnya Winda (20) perempuan, asal Siak, Provinsi Riau.

Kedua korban di waktu berbeda telah dievakuasi sebelumnya Arosuka. Excel mengalami patah pada bagian bahu kiri, kemudian dirujuk RS Siti Rahmah Padang. Sedangkan Winda, asal Siak Riau mengalami memar karena benturan di dada dan sudah diizinkan pulang.

Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin menyebutkan, ia bersama Wakapolres Solok sebelumnya telah melakukan pemantauan saat pendakian dilaksanakan pada Rabu malam. Wabup Solok sempat memberi arahan dan mewanti-wanti kepada pendaki agar berhati-hati.

“Tadi kita mendapat informasi terjadi kecelakaan terhadap dua pendaki. Tetapi saat dijenguk ke RSUD Arosuka, kedua korban sudah pulang. Seorang di rujuk ke Padang untuk lebih dekat dengan keluarga, dan seorang lainnya sudah kembali pulang,” jelas Yulfadri

Kepala BPBD Kab. Solok Dasril yang dikonfirmasi, membenarkan adanya korban jatuh pada saat pendakian Gunung Talang.

“Informasi yang saya dapat, memang ada korban jatuh, tapi sudah dievakuasi dan mendapat perawatan medis di RSUD Arosuka sebelum dirujuk ke Padang dan dipulangkan kerumah korban,” jawab Dasril di sela malam resepsi peringatan HUT-RI ke 72 di Sport Hall Batubatupang.

Menurutnya, pemerintah Kab. Solok sebelumnya sudah memberikan himbauan bagi para pendaki agar mengurungkan niatnya menanjak Gunung Talang. Namun himbauan tersebut tidak mengurangi animo pendaki melakukan kegiatan olahraga ektrim itu.

Saat ini, ulas dia, petugas dari BPBD Kab. Solok masih berada di lokasi. ” Mengingat kondisi cuaca ekstrim, sudah dihimbau kepada para pendaki untuk tidak melakukan pendakian, tetapi kenyataannya hasrat untuk melakukan pendakian gunung pada sangat tinggi,” Sebut Dasril.(rusmel)