Edarkan Sabu, Pria Bertato Nangis saat Ditangkap Polresta Padang

 

Ilustrasi. (*)
Ilustrasi. (*)

PADANG – Residivis narkoba Dody Takarios (41) langsung terkejut ketika polisi mendobrak pintu rumahnya di Jalan Ampang Karang Ganting, RT 03 RW 08 Kelurahan Ampang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat.

Saat ditangkap, Dody sempat melakukan perlawanan kepada petugas. Tapi setelah polisi melepaskan tembakan peringatan dan Dody membuka pintu kamarnya, awalnya yang dikira senjata tajam ternyata tersangka melawan petugas dengan bantal guling.

Tak mau barang bukti hilang, polisi langsung menginterogasi tersangka dalam kamarnya meminta untuk mengeluarkan sabu. Dody yang bertato di lengan kiri dan dada ini sudah merengek-rengek untuk minta dilepaskan, lalu tersangka mengeluarkan barang bukti berupa sabu dan pil ekstasi yang disimpan di bawah kasur tempat tidurnya.

“Ini pak sabu dan ekstasi, ini saya jual untuk biaya pengobatan ibu saya yang sedang berada di rumah sakit,” kata Dody, Sabtu (29/10/2016). Sabu dan ekstasi tersebut diletakkan dalam dompet wara hitam, kemudian disimpan di bawah kasur.

Setelah polisi memeriksa barang bukti tersebut ternyata dalam dompet ada empat paket besar sabu dan empat butir pil ekstasi warna pink.

“Dody ini merupakan residivis dengan kasus yang sama, saat penangkapan kita menyita empat paket besar sabu-sabu total harga sekira Rp12 juta, dan empat butir pil ekstasi warna pink total harga sekira Rp1 juta,” kata Kasat Narkoba Polresta Padang, Kompol Daeng Rahman. Selain sabu dan ekstasi, kata Daeng, timnya juga menyita satu timbangan digital warna hitam, dua korek api mencis dan satu unit hp.

Sementara tersangka Dody mengaku sabu yang disita polisi tersebut sebagian sudah dijual. Hasil jualan itu nanti ditansfer melaluhi rekening.

“Semuanya termasuk yang sudah dijual tersebut harga sabu itu Rp20 juta, satu paket sabu ini kita dapat untung sebanyak Rp800 ribu, kalau pil ekstasi tersebut untuk kita pakai,” sambungnya. Atas perbuatan tersangka ini Dody dijerat Pasal 112 dan 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara. (aci)

agregasi okezone1