Eksekusi Lahan Jalur Dua By Pass Sempat Dapat Perlawanan

Sejumlah aparat kepolisian dan Pol PP mengawasi pembebasan lahan jalur dua Bypass, Kamis, (9/11/2017).  (givo alputra)
Sejumlah aparat kepolisian dan Pol PP mengawasi pembebasan lahan jalur dua Bypass, Kamis, (9/11/2017).  (givo alputra)

PADANG – Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali mengeksekusi 11 titik lahan di jalur II By Pass Padang, Kamis (9/11/2017). Eksekusi ini melibatkan aparat gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Saat eksekusi yang digelar tim gabungan bersama Pemko Padang, sempat mendapat perlawanan dari pemilik tanah. Salah seorang pemilik tanah sempat menghadang alat berat ataupun petugas saat menimbun lahan tersebut.

“11 titik lahan ini dulunya persoalan hukum belum selesai. Sekarang sudah selesai, dimana seluruh pemilik telah mendapatkan konsolidasi, kecuali salah satu pemilik lahan, Nurdin Munir,” kata Kepala Kesbangpol, Mursalim di lokasi,.

Dikatakannya,‎ seluruh pihak telah menerima konsolidasi yang diberikan Pemko Padang, kecuali pada Nurdin Munir, yang tidak terima tanahnya di eksekusi.‎ Persoalan Nurdin Munir ini telah sampai di Mahkamah Agung, hasilnya upaya peninjauan kembali (PK) yang diajukannya ditolak MA.

“Karena PKnya ditolak, kita berani lakukan eksekusi ini. Selanjutnya Nurdin Munir akan kita tawarkan konsolidasi,” ujarnya.

 

Kabag Ops Polresta Padang, Kompol Ediwarman mengatakan dalam eksekusi ini pihaknya menurunkan 375 personel gabungan Polri, TNI, Dinas Perbuhungan dan Satpol PP.

“Kita membantu pengamanan pembersihan lahan karena secara prinsip lahan ini telah memiliki hukum tetap. Yang bermasalah saat ini adalah persoalan antar keluarga dan antar kaum,” tutupnya. (deri)