Empat Rumah Terbakar di Limapuluh Kota

SARILAMAK – Kasus kebakaran lahan dan bangunan terus mengancam Kabupaten Limapuluh Kota. Seakan tidak pernah berhenti, sepanjang dua hari terakhir, terjadi sedikitnya empat kasus kebakaran di rumah penduduk. Semuanya hangus.

“Menjadi catatan bagi Pemkab, kasus kebakaran benar-benar sangat mengkhawatirkan. Tolong, kepada BPBD, Camat, Walinagari, Kepala Jorong serta aparatur nagari, lakukan sosialisasi mengakar. Menyeluruh. Himbau masyarakat lebih waspada,” kata Bupati Irfendi Arbi.

Hal tersebut diungkapkan Bupati, usai menghantarkan bantuan tanggap darurat untuk para korban kebakaran, yang rumahnya hangus di sejumlah titik lokasi. Mulai dari Kecamatan Lareh Sago Halaban, Luhak, Suliki dan Kecamatan Payakumbuh, sepanjang Jum’at malam hingga Minggu (25/9) siang.

“Ada empat bangunan warga hangus sejak dua hari terakhir. Kerugian totalnya masih dihitung. Begitu juga penyebabnya, itu BPBD sudah koordinasi dengan Kepolisian,” sebut Irfendi Arbi, saat menghantarkan bantuan kepada Yulius dan Asni, pasangan suami istri yang rumahnya hangus di Andiang, Suliki.

Di Kecamatan Luhak, tepatnya di Sungai Kamuyang, Bupati juga datang ke rumah Nola, warga yang rumahnya hangus pula. Begitu juga di Kecamatan Payakumbuh, kediaman Maya, hangus terbakar. Ini beralamat di Nagari Piobang.

“Rata-rata, penyebab kebakaran ini adalah arus konsleting listrik, dan dugaan api dapur,” tutur Irfendi Arbi, didampingi Kepala BPBD Limapuluh Kota Nasriyanto serta Kabid Kedaruratan Rahmadinol, di sela-sela menyerahkan bantuan. (bayu)