Faktor Penyebab Gagalnya Program Bayi Tabung

Ilustrasi (okezone.com)
Ilustrasi (okezone.com)

SUDAH mengikuti program bayi tabung dengan kocek mahal, ternyata gagal hamil. Tentu ada faktor risiko terbesar yang menyebabkan hal ini yang harus Anda waspadai.

Karena itu, pasangan suami istri bisa kembali dirundung kesedihan karena gagal mendapatkan harapan punya anak. Terkadang, mereka putus asa dan mengambil keputusan untuk mengadopsi anak.

Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr Reino Rambey SpOG dari Klinik IVF Morula Menteng Jakarta mengatakan, ada beberapa faktor penyebab gagalnya pasangan suami istri saat menjalani program bayi tabung.

Tentu dari faktor gaya hidup tidak sehat yang tetap dijalani seperti sediakala. “Lifestyle tidak sehat bisa menyebabkan gagalnya jalani program bayi tabung. Pentingnya ini harus dicatat pasangan suami istri,” ujarnya kepada Okezone, saat ditemui dalam event Indonesia Maternity Baby Kids Expo 2016 di JCC Senayan, Jakarta.

Kedua, tambah dr Reino, kesalahan terbesar saat gagal menjalani program bayi tabung karena usia wanita yang sudah tidak produktif. Mulanya memang mereka berniat menunda hamil karena banyak hal. “Biasanya setelah setahun menikah juga dapat menurunkan kesempatan punya anak,” katanya.

Maka itu, ketika sedang menjalani program bayi tabung, Anda harus benar-benar mengubah gaya hidup. Terutama dari pola makan, jauhi makanan serba instan, mengandung MSG, hingga junk food yang kaya lemak jenuh.

“Begitu juga pada prianya. Jangan merokok, kalau memang sebelumnya menjadi perokok aktif,” tambahnya.

Karena hal ini pula dapat melemahkan kekuatan sperma ketika disuntikkan ke sel telur agar dibuahi dengan baik. Jangan lupa, Anda berdua harus rajin olahraga, beraktivitas fisik cukup, hingga tidur cukup.(aci)

agregasi okezone1