Film Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu Tayang di Padang

 Konferensi pers peluncuran film "Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu" di Plaza Andalas, Padang, Rabu (23/11). Hadir, sutradara Sony Gaokasak, Pameran Utama Kevin Julio, Jessica Mila, Dewi Huges, Unique Priscilla, Tampan dan lainnya. (ist)

Konferensi pers peluncuran film “Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu” di Plaza Andalas, Padang, Rabu (23/11). Hadir, sutradara Sony Gaokasak, Pameran Utama Kevin Julio, Jessica Mila, Dewi Huges, Unique Priscilla, Tampan dan lainnya. (ist)

PADANG – Satu lagi film yang berlatar Minangkabau hadir. Kali ini berjudul “Surga di BawahTelapak Kaki Ibu”. Porsi pengambilan gambar lebih banyak di ranah minang dengan porsi 90 persen, 10 persen lagi baru di Jakarta.

Hari ini, Kamis (24/11) film ini mulai diputar di bioskop seluruh Indonesia. Terutama di bioskos XXI, Padang di Plaza Andalas.

Kemarin, Rabu (23/11) Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno sudah lebih dulu menyaksikan film ini. Bersama rombongan wartawan, perwakilan Bank Nagari dan Semen Padang, sebagai sponsor pendukung. Nonton bareng ini digelar seusai acara konferensi pers. Artis-artis pemain film ikut nonton bersama, mulai dari Kevin Julio, Jessica Milla, Unique Priscilla, Dewi Hugges dan lainnya.

“Film ini berpotensi meningkatkan kunjungan wisata ke Sumatera Barat karena penampilan alam Ranah Minang kami masukkan dengan jumlah banyak,” ujar Sutradara film ini, yang juga urang Minang, Sony Gaokasak.

Sepanjang film memang banyak terlihat gambar keindahan Minangkabau. Sawah, pegunungan, ngarai dan juga rumah-rumah gadang di Koto Tuo Parayangan, Tanah Datar terlihat sangat indah. Apalagi ada pula pengambilan gambar dari atas langit yang berhasil membingkai keindahan secara utuh.

Sony menjelaskan, dalam film berdurasi kurang lebih 100 menit ini pesan yang ingin disampaikan adalah tentang hubungan ibu dan anak. Juga perihal anak Minang dengan kesulitannya di tanah rantau dan dampaknya bagi kehidupan mereka.

“Ada beberapa adegan juga yang kental dengan nafas batin tapi dituturkan secara ringan. Di sini ada identitas juga sebagai film asli Indonesia. Jadi film ini khususnya adalah hadiah buat orang Minang,” kata sutradara asli Padang ini.

Pemeran utama, Jessica Mila menambahkan film tersebut memang mengandung pesan yang dalam.

“Pesannya, sebuah kata maaf. Ya sebaiknya kita memaafkan dahulu sebelum diminta maaf, siapapun itu. Semoga pesan ini bisa sampai,” katanya.

Film bercerita tentang Bundo yang diperankan Unique Priscilla yang menjalani harinya dengan kesendirian di Tanah Datar. Ia ditinggal sang anak, Denay yang diperankan Jessica Milla yang merantau ke Jakarta untuk kuliah. Namun hati Bundo tak tenang, apakah Jessica baik-baik saja menjaga diri di Jakarta.

Akhirnya satu per satu cerita terkuak. Disinilah konflik muncul. Tentang Bundo yang mengharapkan anaknya sesuai dengan harapannya. Tentang Denay yang menyimpan banyak luka dari perantauan.

Terlepas dari film, Jessica tak bisa menutupi kekagumannya pada ranah minang.
Begitu juga dengan Kevin Julio yang memerankan Amri. Sebagian besar pemaian mengakui betapa asrinya alam Minang kabau.

“Nanti bisa jadi akan semakin banyak film yang dibuat di Ranah Minang. Alamnya sungguh indah,” ujar Kevin.

Sutradara Sony mengatakan, dia berharap adalah film pembukanya yang berlatar belakang Minangkabau. Nanti ia berharap akan bisa menggarap film lain yang juga berlatar Sumatera Barat.

“Kita akan mulai dari cerita yang ringan. Namun pesannnya mendalam dan bermanfaat,” ujarnya. (titi)