FPBM 2016 Ditutup, Tuan Rumah Juara Randai

 

Bupati H. Irdinansyah Tarmizi menyampaikan rasa syukurnya atas sukses FPBM 2016, disaksikan ribuan pengunjung di kawasan Istano Basa Pagaruyuang.(Musriadi Musanif)
Bupati H. Irdinansyah Tarmizi menyampaikan rasa syukurnya atas sukses FPBM 2016, disaksikan ribuan pengunjung di kawasan Istano Basa Pagaruyuang.(Musriadi Musanif)

BATUSANGKAR – Festival Seni Budaya Minangkabau (FPBM) 2016 ditutup. Tuan rumah Tanah Datar berhasil menjadi juara pada festival randai. Jangan lupa kembali mengagendakan waktu berwisata bersama keluarga ke Luak Nan Tuo. Oktober 2017 nanti kegiatan serupa akan digelar kembali.

Bupati Tanah Datar H. Irdinansyah Tarmizi tak mampu menyembunyikan kegembiraanya, Sabtu (29/10) malam, saat berpidato pada penutupan FPBM 2016 yang belangsung sejak Kamis (27/10)  dan kegiatan pendukung lainnya yang sudah dimulai sejak 21 Oktober 2016.

Malam penutupan yang dipusatkan di Komplek Istano Basa Pagaruyuang itu dikunjungi ribuan orang. Ada hiburan meriah dari penyany legendaris Minangkabau Erni Djohan, dan artis Minang yang sedang naik daun, Anroy dan Ratu Sikumbang.

Di suasana terang-benderang lampu beraneka warna itu, penyelenggara juga mengummkan pemenang pada beberapa lomba, di antaranya Festival Randai yang juara I diraih Grup Intan Korong asal tuan rumah Tanah Datar, Juara II Kota Payakumbuh, dan Juara III Kota Sawahlunto.

Juara I Lomba Tari Kreasi direbut MAN Sumpu Batipuah Selatan, Juara II Tanjung Emas, dan Juara III Sungai Tarab. Cabang Alua Pasambahan, Juara I direbut Kecamatan Limo Kaum, Juara II Sungai Tarab, dan Juara III Tanjung Baru.

Kegiatan kali ini juga disemarakkan dengan kehadiran 800 pesilat. Mereka unjuk kebolehan di festival bernama Gelanggang Silih Berganti. Ada pula pameran matrilineal yang merupakan inisiasi dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Batusangkar, dan didukung belasan unit pelaksana teknis kebudayaan pada Kemendikbud dari seluruh Indonesia. (mus)