Gelar MTQ Remaja, Nagari Malalo Dikunjungi Nofi Candra

Anggota DPD-RI Nofi Candra Serahkan Bantuan Dana kegiatan Musabaqah masjid Darul Akbar Malalo, Rabu (19/6) malam. (rusmel)
Anggota DPD-RI Nofi Candra Serahkan Bantuan Dana kegiatan Musabaqah masjid Darul Akbar Malalo, Rabu (19/6) malam. (rusmel)

MALALO – Di penghujung ramadan 1438 H, semarak bulan puasa makin terasa di Nagari Malalo Tigo Jurai, KabupatenTanah Datar, kala dilaksanakan Musabaqah Tilawatul Quran (MTQ) dan Cerdas Cermat tingkat Remaja di nagari ujung utara Danau Singkarak tersebut.

Makin larut selepas Shalat Tarwih, Rabu (21/6) malam, antusias masyarakat Malalo makin menyala lantaran kegiatanitu dihadiri anggota DPD-RI H. Nofi Candra.

Kedatangan senator RI asal Sumbar mampu menjadi magnit bagi masyarakat yang datang berduyun duyun hingga memadati Masjid Darul Abrar Lembang.

“Luar biasa malam ini, MTQ pertama di masjid Ini dihadiri anggota DPD-RI yang dulu kita pilih bersama. Jujur, untuk pertama kali kita dikunjungi tokoh nasional yang merupakan putra terbaik Sumatera Barat,” ujar Herman Sugiarto, anggota DPRD Tanah Datar.

Kehadiran Nofi Candra bersama ustad Buya Azwar Amir di Malalo, membuat masyarakat betah bertahan di masjid hingga dini hari.

“Menjadi keistimewaan bagi masyarakat dapat berkeluh kesah dan berbagi harapan dengan Nofi Candra, ” ulas Walijorong Baing Malalo, Syafaruddin.

Walinagari setempat Mulyadi, disamping mengapresiasi kegiatan remaja masjid dan memotivasi agar masyaraakat selalu mendorong terbangunnya harmonisasi, sekaligus menyampaikan program pembangunan di Muaro Malalo.

“Kita bersyukur 2017 ini akan dibangun Puskesmas rawat inap di Malalo, sehingga masyarakat tidak harus ke Padang Panjang lagi ketika berobat,” jelasnya.

Mulyadi juga memaparkan kondisi perekonomian masyarakat yang selama ini lebih bertumpu ke budidaya ikan dan usaha nelayan di Danau Singkarak. Tetapi ketika potensi ikan danau semakin berkurang, arah perekonomian harus dialihkan ke bukit dan membuka lahan perladangan.

Untuk membuka jalan menuju lahan budidaya di perbukitan Malalo, nagari dan Pemkab Tanah Datar tidak mungkin mampu membiayainya. Karena alasan itu, pemerintah dan masyarakat  minta dukungan kepada anggota DPD-RI untuk mencarikan jalan agar bisa menembus birokrasi di kementrian.

Menanggapi itu, Nofi Chandra menawarkan beragam langkah sebagai terobosan mendapatkan dana pembangunan. Di antara yang paling mungkin dilakukan oleh anggota Komite II itu adalah dengan mengajukan proposal yang dilakukan oleh daerah dengan tembuasan kepada dirinya sebagai wakil daerah di senayan.

“Komitmen kita akan gigih mengawal dan mendesak kementrian ketika proposal daerah ditembuskan sebagai titik pijak,” ujarnya.

Terkait dengan kegiatan keagamaan, Nofi selain membantu dana MTQ Remaja dan Cerdas Cermat, sekaligus mendorong agar kegiatan keagamaan bagi generasi muda merupakan usaha membentengi diri dari pengaruh perkembangan teknokogi.

“Kita mengapresiasi dan memandang penting acara MTQ Ramadhan nagari Malalo,” jelasnya. (rusmel)