Glukoma Penyebab Kebutaan Nomor Dua di Dunia

Ilustrasi. (*)
BATUSANGKAR – Glukoma tercatat menjadi penyakit yang menyebabkan terjadinya kebutaan permanen. Kebutaan akibat glukoma, tercatat nomor dua di dunia. Lantaran itulah, perlu adanya pemeriksaan mata secara teratur dan periodik.

Demikian dikatakan Penasihat Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Sumbar, Prof. Khalilul Rahman, Minggu (2/4), di Batusangkar, saat menggelar kegiatan World Glukoma Week (WGW) 2017 di Batusangar.

Menurutnya, aksi sosial bertema Cegah Kebutaan dengan Deteksi Dini Glukoma itu, melibatkan sejumlah dokter spesialis mata anggota Perdami Sumbar. Kegiatannya meliputi pemeriksaan mata gratis untuk mendeteksi dini glukma bagi masyarakat, seminar, dan kegiatan lainnya yang dipusatkan di Lapangan Cindue Mato dan Komplek Indojolito, Batusangkar.

Bupati Irdinansyah dalam sambutannya menyatakan, jatuhnya pilihan Perdami Sumbar untuk menggelar aksi sosial dalam rangka WGW 2017 di Batusangkar, mendapat apresiasi dari segenap elemen pemerintah daerah. Kegiatan ini diyakini akan berdampak baik terhadap usaha peningkatan kesehatan masyarakat.

Glukoma selalu datang tiba-tiba. Penyebabnya hingga kini belum bisa dikenali dengan pasti. Orang berusia di atas 40 tahun masuk ke dalam kelompok umur berkemungkinan dapat terserang glukoma.

Penyebab lain adalah kelainan refraksi kacamata minus dan plus, riwayat glukoma di keluarga penggunaan obat streoid, diabetes, tekanan darah tinggi, dan kecelakaan atau operasi pada mata. (mus)