Golkar Kembali Tunjuk Setya Novanto Jabat Ketua DPR, Ini Alasannya

Setya Novanto (net)
Setya Novanto (net)

JAKARTA – Posisi Ade Komarudin sebagai Ketua DPR RI terancam dicopot. Hal ini lantaran DPP Partai Golkar menyepakati Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto untuk kembali menjabat sebagai orang nomor satu di Parlemen.

Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan DPP Golkar Yorrys Raweyai mengatakan, keputusan itu merupakan hasil rapat pleno ‎DPP Golkar sore tadi.

“Tadi sudah diputuskan dalam pleno sore tadi. Tinggal sekarang kita lihat apakah kemudian kita menugaskan kepada fraksi di DPR untuk melakukan pembicaraan dengan pimpinan DPR,” kata Yorrys Raweyai saat dihubungi wartawan, Senin (21/11).

Langkah selanjutnya yang diambil atas keputusan ini adalah diserahkan ke Pimpinan DPR dan Fraksi Golkar. “Sekarang tinggal bagaimana DPP maupun fraksi untuk melakukan lobi politik,” ujar Yorrys.

Ia membantah keputusan ini bertujuan mengganti posisi Akom dengan Novanto. Menurut Yorrys, keputusan ini diambil guna mengembalikan posisi Novanto yang mengundurkan diri dari jabatan ketua DPR.

“Jadi bukan mengganti, tapi mengembalikan posisi Setya Novanto seperti semula,” tegas Yorrys.

Wacana agar Novanto kembali menjabat ketua DPR muncul sejak rapat pleno terbatas Golkar pada 8 November 2016. Wacana itu muncul setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) atas gugatan Novanto. “Ade Komarudin enggak ada salah apa-apa, ini soal etika dan wibawa partai,” pungkasnya. (aci)

agregasi okezone1